• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Monday, September 1, 2025
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Nostalgia Permainan Tradisional Bersama Kampoeng Hompimpa

Monica Devi by Monica Devi
August 25, 2016
in Lifestyle, Review
Reading Time: 2 mins read
Nostalgia Permainan Tradisional Bersama Kampoeng Hompimpa

Pendiri Kampoeng Hompimpa, Ahmad Muslih

0
SHARES
567
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Masih ingat dengan permainan tradisional seperti congklak, engklek, atau bekel? Bagi yang ingin bernostalgia atau ingin mengenalkan permainan tradisional pada adik dan saudara yang masih kecil, kalian dapat ikut bermain bersama komunitas Kampoeng Hompimpa.

Komunitas yang terbentuk sejak tahun 2014 ini setiap minggunya mengadakan acara bermain bersama yang diberi nama ‘Dolanan Yuk’. Acara ‘Dolanan Yuk’ dimulai pukul 7 pagi setiap hari Minggu, bertepatan dengan Car Free Day yang diselenggarakan di sekitar Summarecon Digital Center.

Awalnya, Kampoeng Hompimpa hanya dibuat untuk memenuhi tugas kuliah mahasiswa Surya University jurusan Technopreneurship. Namun, Akhmad Muslih selaku pendiri berharap agar anak-anak dapat lebih aktif bermain dengan sesama, tak hanya sibuk dengan gawainya. Lewat Kampoeng Hompimpa, para remaja yang merasa peduli dengan permainan tradisional dapat turut bergabung dan melakukan aksi nyata.

Selain mengadakan ‘Dolanan Yuk’, adapun acara rutin lain yang dilakukan setiap bulan yaitu kunjungan edukatif ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan permainan tradisional. Hingga kini, kota terjauh yang pernah disambangi oleh Kampoeng Hompimpa adalah Kota Semarang. Kampoeng Hompimpa juga senantiasa membuka kesempatan bagi para relawan untuk ikut dalam kegiatan tersebut.

Untuk bergabung sebagai anggota, belum dibuka perekrutan khusus karena mereka yang sebelumnya telah aktif sebagai relawanlah yang akan mendapatkan tawaran menjadi anggota tetap. Akhmad Muslih berharap, agar kedepannya Kampoeng Hompimpa dapat mendatangi lebih banyak sekolah dan mendirikan Warung Hompimpa.

“Di warung itu, pengunjung bisa bermain permainan tradisional yang disediakan sambil menunggu makanan,” ujarnya ketika ditemui dalam acara Diskusi Terbuka: Gerakan Sosial di Era Digital yang diselenggarakan oleh SEBANGSA dan KOMUNITA.ID, Wisma Menpora, Kamis (11/8).

Bagi kalian yang tertarik akan kegiatan ini dan ingin bergabung sebagai relawan, dapat memantau media sosial Kampoeng Hompimpa di @Khompimpa (Twitter), Kampoeng Hompimpa (Facebook), dan @kampoenghompimpa (Instagram).

Reporter : Monica Devi Kristiadi
Editor : Agustina Selviana
Foto : Monica Devi Kristiadi

Tags: 2016car free daykampoeng hompimpakomunitasmainpermainan tradisionalsdcsummarecon digital centersurya university
Monica Devi

Monica Devi

Nama lengkap : Monica Devi Kristiadi Email : monicadevikristiadi@gmail.com

Related Posts

Tempe: Hasil Fermentasi Mendunia yang Berakar dari Jawa
Kuliner

Tempe: Hasil Fermentasi Mendunia yang Berakar dari Jawa

July 16, 2025
Kopi yang berasal dari feses gajah. (antaranews.com)
Lifestyle

Dari Feses Gajah ke Cangkir Kopi: Cerita di Balik Kopi Ivory

July 16, 2025
Potret salah satu bahan sushi, kani. (istockphoto.com)
Lifestyle

Sushi Kani Ternyata Bukan Kani, tapi Surimi? Ini Faktanya!

July 16, 2025
Next Post
Low Budget Travelling Bareng Komunitas Backpacker Indonesia

Low Budget Travelling Bareng Komunitas Backpacker Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021