• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Saturday, August 30, 2025
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Lainnya

Kucing Sphynx, Si Kucing Berbulu Tipis

Josephine Valencia by Josephine Valencia
December 10, 2015
in Lainnya, Lifestyle
Reading Time: 1 min read
Kucing Sphynx, Si Kucing Berbulu Tipis
0
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG,ULTIMAGZ.com – Selain kucing berbulu lebat yang sering kita jumpai, ternyata ada ras kucing yang berbulu sangat pendek atau bahkan tidak berbulu sama sekali. Ras tersebut adalah kucing Sphynx.

Dengan bulu yang sangat tipis dan kerutan di sekujur tubuhnya, serta kedua daun telinga yang besar dan lebar, kucing ini tidak terlihat menggemaskan seperti kucing pada umumnya. Maka dari itu, sering disebut juga sebagai kucing alien. Nama Sphynx sendiri diambil dari patung Sphinx besar yang terletak di Mesir.

Kucing Sphynx merupakan hasil dari mutasi genetik dan dulunya bernama Canadian hairless. Kucing ini terdapat di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Rusia, Maroko, Prancis, Meksiko, dan Australia.

Yang membuat kucing Sphynx berbeda dengan kucing ras lain adalah kerutan di tubuh kucing tersebut, khususnya di bagian kepala, badan, dan kaki. Kerutan terdapat lebih banyak di tubuh bayi kucing ras tersebut.

Meskipun tidak terlihat menarik dan tidak menggemaskan seperti kucing pada umumnya, hewan ini terbilang cukup langka dan mahal di Indonesia. Harganya berkisar mulai dari 3 sampai 30juta rupiah.

Perawatan kucing Sphynx juga tidak boleh mudah. Ia tidak bisa terlalu lama dibiarkan dalam ruangan ber-AC karena mudah terserang virus flu. Juga tidak boleh terlalu lama terkena matahari karena kucing ini memiliki bulu yang sangat tipis sehingga tidak ada lapisan perlindungan untuk kulitnya.

 

Penulis: Josephine Valencia

Editor: Alif Gusti Mahardika

Sumber: gadis.co.id, kucingkita.com

Foto: id.wikipedia.org

 

Tags: 2015hewankucingmesirpeliharaansphinxsphynx
Josephine Valencia

Josephine Valencia

Related Posts

Pesta Bebas Berselancar
Lainnya

Pesta Bebas Berselancar 2025 Umumkan Daftar Penampilan Spesial dan Kolaborator

July 16, 2025
Tempe: Hasil Fermentasi Mendunia yang Berakar dari Jawa
Kuliner

Tempe: Hasil Fermentasi Mendunia yang Berakar dari Jawa

July 16, 2025
Kopi yang berasal dari feses gajah. (antaranews.com)
Lifestyle

Dari Feses Gajah ke Cangkir Kopi: Cerita di Balik Kopi Ivory

July 16, 2025
Next Post
Kemenangan Wolfsburg dan PSV Buat United Tersingkir

Kemenangan Wolfsburg dan PSV Buat United Tersingkir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 10 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021