• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, March 11, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Berita Kampus Info Kampus

GMLS dan UMN Dukung Pemuda Desa Situregen Jadi Garda Depan Mitigasi Bencana Lewat “Nyegah Bala Laut”

Happy Mutiara Ramadhan by Happy Mutiara Ramadhan
November 18, 2024
in Berita Kampus, Info Kampus, Iptek
Reading Time: 2 mins read
Sesi dokumentasi program “Nyegah Bala Laut” di Desa Situregen, Lebak Selatan. (Nyegah Bala Laut)

Sesi dokumentasi program “Nyegah Bala Laut” di Desa Situregen, Lebak Selatan. (Nyegah Bala Laut)

0
SHARES
358
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Wilayah pesisir yang tidak pernah absen dari ancaman tsunami dan megathrust menjadikan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) harus selalu aktif memberikan edukasi akan pentingnya persiapan mitigasi bencana kepada masyarakat sekitarnya.

Program “Nyegah Bala Laut” yang digagas oleh GMLS dan mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) diharapkan dapat menjadi langkah inovatif dalam mengedukasi masyarakat pesisir Desa Situregen, Lebak Selatan. 

Acara ini berhasil mengintegrasikan edukasi mitigasi bencana melalui pendekatan kreatif dalam kegiatan lokakarya desain kaos.

Baca juga: Mahasiswa UMN Gelar Program Sirene Mandiri di Desa Situregen sebagai Persiapan Hadapi Megathrust

Melalui lokakarya, peserta tidak hanya mengasah kemampuan desain tetapi juga memahami langkah kesiapsiagaan menghadapi bencana. 

Hasil karya desain kaos menjadi alat komunikasi visual yang efektif untuk menyebarkan pesan penting kepada masyarakat lebih luas. 

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi pemuda desa, sebagaimana yang disampaikan oleh Abah Lala selaku Ketua GMLS.

“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan tsunami, tetapi juga memberikan peluang ekonomi baru bagi pemuda melalui produksi kaos mitigasi,” terangnya.

Sesi pengunguman pemenang desain terbaik dalam program “Nyegah Bala Laut” di Desa Situregen, Lebak Selatan. (Nyegah Bala Laut)
Sesi pengunguman pemenang desain terbaik dalam program “Nyegah Bala Laut” di Desa Situregen, Lebak Selatan. (Nyegah Bala Laut)

Dalam program ini, komunitas pemuda seperti Karang Taruna dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) berperan sebagai penggerak utama. 

Partisipasi aktif ini pun mendapat apresiasi besar dari berbagai pihak, termasuk Deni Apriatna, Ketua Desa Tangguh Bencana (DESTANA). 

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa selain menjadi desainer, para pemuda juga bertugas menjadi agen informasi yang menyebarkan pengetahuan mitigasi kepada komunitasnya.

“Pemuda tidak hanya belajar desain, tetapi juga memahami konsep mitigasi bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Mereka kini menjadi penyampai informasi yang efektif di komunitas,” tuturnya.

Dokumentasi berupa film dokumenter yang menyorot kegiatan Karang Taruna selama program berjalan turut memperkuat upaya edukasi dan solidaritas masyarakat dalam menghadapi bencana.

Baca juga: Gempa Megathrust Kembali Ancam Negara, Ingatlah Mitigasi Gempa Ini 

Menurut keterangan Abah Lala, program “Nyegah Bala Laut” menunjukkan pentingnya kerja sama lima elemen pentahelix (pemerintah, akademisi, komunitas, media, dan sektor usaha) dalam membangun ketangguhan masyarakat. 

Pendekatan kreatif dan pemberdayaan pemuda diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat pesisir.

Keberhasilan program ini menjadi inspirasi untuk melanjutkan edukasi mitigasi di masa depan sekaligus menjadikan pemuda sebagai ujung tombak dalam membangun komunitas yang lebih tangguh.  

“Nyegah Bala Laut” adalah bukti nyata bahwa kolaborasi dan inovasi dapat melahirkan solusi efektif untuk mengatasi ancaman bencana di masyarakat pesisir.

 

 

Penulis: Happy Mutiara Ramadhan

Editor: Jessie Valencia

Foto: Nyegah Bala Laut

Tags: desa situregenDesa Tangguh Bencana (DESTANA)GMLSkomunitasmitigasi bencanaNyegah Bala Lautumn
Happy Mutiara Ramadhan

Happy Mutiara Ramadhan

Related Posts

Lanyard bagi penyandang disabilitas tak tampak oleh Hidden Disabilities Sunflower (vantagegroup.com)
Iptek

Memahami Disabilitas Taktampak: Apa Arti di Balik Lanyard Bunga Matahari?

March 10, 2026
Alternatif
Iptek

Dari Lolita Hingga Gyaru: Kenali Dunia Fesyen Alternatif dari Jepang

March 10, 2026
Bad Bunny
Hiburan

Bad Bunny Tampil di NFL Halftime: Sebarkan Cinta Kasih di Tengah Kebencian

March 5, 2026
Next Post
Bumbu wasabi yang disajikan dengan sushi nigiri. (japanesefoodguide.com)

Mari Bahas Wasabi, Bumbu Hijau Asal Jepang dengan Rasa Pedas yang Unik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + five =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021