Perpustakaan UMN Buka Layanan Pinjaman Buku ke Luar Jabodetabek

Ilustrasi layanan pinjaman buku (Foto: Amartya Kejora)
Share:

Serpong, ULTIMAGZ.com – Perpustakaan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi membuka layanan pengiriman buku hingga ke luar Jabodetabek. Layanan ini berlaku bagi seluruh sivitas akademik UMN, termasuk mahasiswa reguler, mahasiswa skripsi, dan tenaga pengajar. Hal ini diterapkan karena UMN telah melakukan pembelajaran jarak jauh sejak Maret lalu. 

“Sistem pinjaman ini dilakukan karena ada beberapa permintaan dari mahasiswa serta dosen dari luar Jabodetabek yang membutuhkan peminjaman buku secara fisik. Kami menampung masukkan tersebut dan pada akhirnya kami bisa memperluas area pengiriman dengan tetap menerapkan T&C (peraturan) yang berlaku,” ujar pihak perpustakaan UMN saat dihubungi tim Ultimagz melalui pesan singkat, Selasa (22/09/20).

Adapun tata cara pengajuan peminjaman buku, mahasiswa diwajibkan melakukan reservasi maksimal satu jam sebelum waktu pengiriman (09.00 WIB). Layanan pengiriman buku dilakukan setiap Senin dan Kamis. Apabila peminjam telah mengisi form selain waktu tersebut, maka akan dikirimkan pada pengiriman selanjutan. 

Apabila sudah melakukan reservasi, peminjam wajib mengirimkan bukti berupa tangkap layar ke nomor WhatsApp perpustakaan yang tertera. Jumlah pinjaman pun dibatasi sampai empat buku dan akan dikirimkan menggunakan kurir KGXpress. Selain itu, ongkos pengiriman buku akan ditanggung oleh pihak perpustakaan. 

Alur Peminjaman Buku Secara Delivery Selama PSBB September 2020.

“Jika ada dua pengguna perpustakaan atau lebih memesan buku yang sama, akan diprioritaskan kepada yang lebih dahulu melakukan reservasi buku,” kata pihak perpustakaan. 

Sementara itu, untuk sistem pengembalian pinjaman dilakukan pada Senin-Jumat pukul 09.00-17.00 WIB. Pengembalian buku dapat menggunakan berbagai jenis jasa pengiriman. Pun sama halnya seperti saat melakukan reservasi, peminjam juga harus menyertakan bukti resi yang dikirimkan ke nomor WhatsApp perpustakaan.

Akibat adanya perubahan sistem layanan peminjaman, pihak perpustakaan menjelaskan bahwa sejak 16 Maret lalu mereka tidak memberlakukan denda untuk keterlambatan pengembalikan buku. Namun, setelah pesanan terkirim, buku tersebut akan menjadi tanggung jawab peminjam sepenuhnya. Artinya, segala kerusakan dan kehilangan yang terjadi, baik sengaja maupun tidak sengaja (seperti kesalahan kurir) akan menjadi tanggungan peminjam.

“Untuk durasi peminjaman buku masih sama seperti peraturan perpustakaan yang berlaku yaitu satu minggu untuk mahasiswa non-skripsi dan dua minggu untuk mahasiswa skripsi. Kalian bisa memperpanjang masa peminjaman tersebut di Slims UMN lalu login dengan SSO di member area,” tulis pihak perustakaan UMN.

Tak hanya koleksi buku fisik yang dapat dipinjam oleh sivitas akademik, pihak perpustakaan UMN juga memiliki layanan e-book gratis. Pengguna dapat berlangganan layanan tersebut dengan mengunduh  aplikasi ePerpus  melalui Playstore dan AppStore.

 

 

Penulis: Jairel Danet Polii
Editor: Agatha Lintang
Foto: Amarta Kejora, Perpustakaan UMN