“Berbagi Kebahagiaan”: Semangat Rencang Ceriakan Anak-anak Disabilitas

Rencang: "Berbagi Kebahagiaan" yang merupakan salah satu program kerja dari UKM Rencang melakukan kunjungan pada Minggu (05/05/19) di Yayasan Sayap Ibu, Bintaro.(ULTIMAGZ/Robin Colinkang)
Share:

TANGERANG, ULTIMAGZ.com  Rencang, salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) kembali menggelar aksi sosial. Bertema “Berbagi Kebahagiaan”, para anggota Rencang menghibur anak-anak disabilitas di Yayasan Sayap Ibu, Tangerang, Minggu (05/05/19).

“Rencang terkenal dengan aksi sosialnya, rencang juga udah adain banyak kegiatan juga, seperti donor darah dan panti asuhan, kita disini mau ngenalin, kasih tahu ke masyarakat bahwa panti disabilitas enggak kalah pentingnya dari panti-panti yang lainnya,” tutur Ketua Acara Andani Tanoto.

Kegiatannya pun berdasarkan survei yang telah dilakukan dengan mengunjungi panti-panti penyandang disabilitas yang ada di sekitar Tangerang dan Jakarta. Survei tersebut bertujuan agar kegiatan yang diberikan dapat sesuai dengan anak-anak di sana terutama bagi anak berkebutuhan khusus.

Dengan mengusung semboyan “Beri Ruang untuk Riang”, anggota Rencang dapat memberikan waktu untuk menghibur anak-anak melalui kegiatan yang menyenangkan. Diiringi musik serta nyanyian lagu, anggota Rencang membantu mewarnai dan makan kudapan bersama. 

Anggota Rencang ikut mewarnai bersama dengan anak dari Yayasan Sayap Ibu Bintaro. (ULTIMAGZ/Robin Colinkang)

 

Salah seorang anggota Rencang ikut bermain dan menemani seorang anak dari Yayasan Sayap Ibu Bintaro. (ULTIMAGZ/Robin Colinkang)

Pada penghujung acara, anggota Rencang melakukan foto bersama dan memberikan cenderamata sebagai penutup perjumpaan bersama anak-anak disabilitas serta pengurus panti. 

Acara kunjungan ke panti disabilitas berlangsung pada Minggu(05/05/19) dan Jumat(10/05/19). Kunjungan berikutnya akan diadakan di Kebon Jeruk dan Jakarta Selatan. Panti penyandang disabilitas yang dikunjungi merupakan panti disabilitas intelektual maupun mental.

 

Penulis: Hanasya Shabrina

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Foto: Robin Colinkang