Perayaan Satu Dekade Komunitas Pencinta Denim dalam ‘A Decade of Work’

Hari pertama Wall of Fades (WOF) dibuka pada Kamis (29/11/18) pameran denim tahunan DARAHKUBIRU dan komunitas Indonesian Denim Group (INDIGO). Pameran ini berlangsung dari tanggal 29 November - 2 Desember 2018 di Kuningan City, Jakarta Selatan. (ULTIMAGZ/Felisitasya Manukbua)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Pameran denim tahunan DARAHKUBIRU dan komunitas Indonesian Denim Group (INDIGO) Wall of Fades (WOF) kembali digelar pada Kamis (29/11/18) hingga Minggu (02/12/18) di Kuningan City, Jakarta Selatan.  Mengusung tajuk “A Decade of Work”, WOF merayakan keberadaannya sebagai wadah para pecinta denim Indonesia selama 10 tahun.

“Di balik denim ada knowledge yang bisa diambil. Ada value-nya. Dari sesuatu yang keren bisa berdampak besar (bagi masyarakat). Kami mengembangkan industri kreatif secara langsung nggak langsung lewat denim,” jelas Ketua Acara WOF 2018 Delano Alvin.

Tak melulu jualan denim, WOF juga menyuguhkan produk lain seperti leather, sepatu, hingga outfit pada umumnya dari total 65 tenants. Uniknya, sasaran pengunjung WOF hanyalah laki-laki. 

Pada hari pertama, terdapat perilisan 10 produk kolaborasi WOF seperti t-shirt, sepatu, denim, dan sebagainya. Kolaborasi tersebut dilakukan bersama beberapa merk seperti Aye, Bluesville, Jackhammer.co, NBDN, PMP, OLdblue, Orbit Gear, Revolt, Sagara, dan Tropic Thunder.

Saat memasuki area pameran, pengunjung disambut oleh berbagai tipe celana denim yang dipajang. Setelah itu, ada sejumlah gaya busana denim dari waktu ke waktu: work wear, James Dean (1950-an), hippies, hingga modern masa kini.

“Pecinta denim selalu regenerasi. Jadi sebuah passion. Jadi sebuah ajang untuk memperkenalkan: ini lho, denim,” ujar Co-founder DARAHKUBIRU Direz.  

Tahun ini, WOF juga mengundang pecinta denim dari luar negeri, seperti Ruedi Karrer dan Robin Meijerink dari Belanda.  Mereka hadir sebagai pembicara talkshow untuk berbagi pengalaman dan kecintaan mereka akan denim kepada para pengunjung.

Hal yang berbeda dari WOF 2018 adalah bentuk dukungan dari lembaga pemerintah, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Bentuk kerjasama mereka berupa sebuah kemudahan bagi para tenant untuk menjadi sebuah hukum.

“BEKRAF akan membantu brand yang ada untuk mengurus legalitas,” kata Deriz.

 

Penulis: Xena Olivia

Editor: Hilel Hodawya

Fotografer: Felisitasya Manukbua