TikTok Beli Lisensi Musik Sony

TikTok Beli lisensi musik Sony
TikTok resmi jalin kerjasama dengan Sony Music Entertaiment dengan membeli seluruh lisensi musiknya. Foto: canggih.id
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – TikTok resmi membeli seluruh lisensi musik milik Sony Music Entertainment. Kesepakatan tersebut membuat mereka dapat menggunakan semua musik yang berada di bawah naungan label Sony, termasuk hak cipta Columbia Records dan Radio American Record.

“Klip video pendek telah berkembang menjadi bagian baru yang menarik dari ekosistem musik dan berkontribusi pada pertumbuhan musik secara keseluruhan,” kata Presiden Bisnis Digital Global dan Penjualan AS untuk Sony Music Entertainment Dennis Kooker seperti dilansir dari Techcrunch.

Kemitraan ini merupakan langkah strategis kedua perusahaan untuk melebarkan sayapnya di pasar musik dan media sosial. Bagi TikTok, kerja sama ini membuat perpustakaan musiknya menjadi lebih luas dan beragam. Hal tersebut menjadikan para pengguna dapat lebih leluasa dalam memilih lagu untuk konten video pendek mereka. Sementara untuk Sony, hal ini menjadi kesempatan emas untuk mempromosikan artis-artisnya.

Tidak diketahui berapa nominal yang harus dibayarkan TikTok untuk membeli lisensi tersebut. Namun, Bloomberg menyatakan bahwa TikTok membayar dengan harga yang ‘meningkat signifikan’ dari kesepakatan mereka sebelumnya.

Selain Sony, pada awal tahun TikTok menandatangani kontrak serupa dengan organisasi nirlaba asal Inggris, Merlin. Selain itu, mereka juga menyepakati kemitraan dengan platform musik untuk artis independen yang berbasis di Paris, Believe.

TikTok telah berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir, bahkan di tengah pandemi Covid-19. Saat ini, penggunanya di seluruh dunia ada sekitar 700 juta. Mereka bahkan dilabelkan sebagai rumah bagi konten viral. Sebagai bukti, baru-baru ini lagu milik Fleetwood Mac berjudul Dreams berhasil menduduki peringkat satu di billboard Spotify dan Apple Music di Amerika Serikat. Hal tersebut merupakan hal yang luar biasa melihat lagu ini rilis sembilan tahun lalu.

 

Penulis: Jairel Danet Polii
Editor: Abel Pramudya
Foto: canggih.id
Sumber: kompas.com, theverge.com, techcrunch.com