• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, April 22, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Hiburan

Who Owns This Book?: Pertanyakan Kepemilikan Bagi Si Pemilik Buku

Muhammad Khairan Ananta Nugroho by Muhammad Khairan Ananta Nugroho
April 22, 2026
in Hiburan, Literatur
Reading Time: 3 mins read
Isi dan desain sampul buku Who Owns This Book? (itsnicethat.com)

Isi dan desain sampul buku Who Owns This Book? (itsnicethat.com)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Who Owns This Book? karya Michele Hratko menjadi sebuah buku yang mempertanyakan hak kepemilikan atas penggabungan foto atau visual yang telah ditemukan. Bagi desainer atau mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV), hak kepemilikan merupakan hal yang kerap  dipertanyakan dan diperdebatkan, terutama di era Artificial Intelligence (AI). Dengan maraknya karya seni, desain, ataupun karya visual lainnya yang dibuat menggunakan AI,, buku ini dapat memberikan pencerahan atas kebingungan yang muncul mengenai etika dan batas penggunaannya.

Buku ini tidak hanya membahas pelanggaran hak cipta, tetapi juga mengenai pembatasan. Hratko ingin membuat pembaca mengerti dan mencoba meningkatkan pemikiran kritis dengan merasakan sendiri pembatasan tersebut melalui tata letak serta tipografi. Mengutip itsnicethat.com, buku ini tidak hanya menjadi esai atau tulisan yang membahas found image, tetapi juga memiliki visual yang menarik dan indah.

Baca juga: The Beatles Hidup Kembali dengan Anthology 4, Simak Isinya!

Ironisnya, Who Owns This Book? mengandung beberapa bagian artikel orisinal untuk memberikan studi kasus atau contoh dari pelanggaran hak cipta. Tujuan utama buku ini difokuskan pada mahasiswa atau pelajar sebagai jalur untuk memahami faktor legal dan etika dalam proses penciptaan karya visual. 

Sampul buku Who Owns This Book? (itsnicethat.com)
Sampul buku Who Owns This Book? (itsnicethat.com)

Buku ini memiliki bab dengan berbagai kategori, mulai dari studi kasus pop culture, literer, dan masih banyak lagi. Salah satu bagian yang menarik dan penting di era ini adalah bab yang membahas cara bagi desainer untuk tetap adaptif dalam mengikuti kebutuhan dan memanfaatkan AI. Who Owns This Book? disusun berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari, seperti kebebasan penggunaan visual di Google, penggunaan font trial untuk pekerjaan, atau seberapa jauh modifikasi foto dari internet agar dapat secara legal digunakan kembali.

“Sebagai mahasiswa desain, saya sering mendengar teman-teman mengajukan pertanyaan, seperti bisakah saya menggunakan gambar ini dari Google dalam sebuah poster? Bisakah saya menggunakan font percobaan ini tanpa membelinya untuk sebuah proyek? Seberapa banyak saya harus mengedit gambar yang saya temukan secara daring sebelum saya dapat menggunakannya? Tujuan buku ini adalah untuk menanggapi pemikiran teman-teman saya dan mulai menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut,” ucap Hratko, dikutip dari rogerwrong.me. 

Buku ini dibagi menjadi tiga bagian penting, yaitu “Who Owns This Library?”, “Who Owns This Machine?”, dan “Who Owns This Image?”. Salah satu yang menjadi keunikan buku ini adalah digunakannya tujuh jenis kertas serta sistem kode warna pada halaman untuk membedakan setiap bagian.

Selain itu, pemilihan typeface juga menjadi perhatian penting bagi Hratko. Ia menyadari bahwa isu hak cipta atau hak milik terasa sedikit mengintimidasi bagi mahasiswa atau pelajar. Oleh karena itu, visual dari buku ini memiliki desain yang ramah dan friendly agar konten atau materi lebih mudah dipahami.

Baca juga: Italian Brainrot Kenalkan Makhluk Anomali Hasil AI

Penggunaan AI untuk pekerjaan, terutama di dunia kreatif telah menjadi hal yang lumrah. Institusi pendidikan, termasuk Universitas Multimedia Nusantara (UMN)  juga mulai mengadaptasi dan menjelaskan etika untuk menggunakan AI dalam proses pembelajaran, bahkan ketika ujian.

Di sisi lain, pekerja kreatif tentu sering mendengar bahwa tidak ada hal yang benar-benar orisinal di era ini. Namun, hal ini bukan menjadi alasan untuk meniru karya orang lain tanpa izin atau modifikasi lebih lanjut. Justru, di tengah kemudahan akses visual, kesadaran dan tanggung jawab kreatif menjadi semakin penting untuk dijaga.

 

 

Penulis: Muhammad Khairan Ananta Nugroho

Editor: Jocellyn Lee Kurnianto

Foto: itsnicethat.com

Sumber: rogerwrong.me, itsnicethat.com, Instagram/@itsnicethat

Tags: AIartificial intelligencebacabarubookbukudesaindesigndkvIlmurilis
Muhammad Khairan Ananta Nugroho

Muhammad Khairan Ananta Nugroho

Related Posts

Sampul album Honora (spotify.com/honora)
Hiburan

Album Baru Flea, Honora: Saat Basis RHCP Sentuh Hati Pendengar

April 21, 2026
Logo Festival Film Jelek 2026
Film

Festival Film Jelek Menggelar Volume 2! Pesta Untuk Seniman Yang Tak Terlirik

April 13, 2026
Foto seorang pria sedang memegang kamera profesional dalam set film, dikelilingi alat-alat serta kru film lainnya.
Film

Lights, Camera, Action! Ini Dia Peran-peran Dalam Dunia Perfilman!

April 10, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + 6 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021