“Kecerdasan Buatan” Jadi Tema Konferensi Google I/O 2018

(Sumber Foto: inataliestone.com)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Konferensi Google I/O 2018 kembali hadir dengan mengusung tema utama “Kecerdasan Buatan” atau yang kerap disebut dengan artificial intelligence (AI). Tahun ini, Google I/O diadakan di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, California, Amerika Serikat pada Selasa (08/05/18) – Kamis (10/05/18) waktu setempat.

Google I/O merupakan acara konferensi developer tahunan yang diadakan Google untuk membahas masa depan berbagai produk dan layanannya. Acara ini dihadiri oleh para pakar teknologi dari seluruh dunia, baik dalam bidang hardware maupun software, terutama teknologi yang berhubungan dengan dunia digital.

Dalam acara tersebut, CEO Google Sundar Pichai menyampaikan berbagai hal mengenai perkembangan AI yang telah ditanamkan Google kepada sebagian besar produknya. Berikut adalah beberapa poin penting dalam presentasi Pichai pada Selasa (08/05/18).

Tulis Posel Cerdas di Gmail

Google Mail (Gmail) akan menggunakan mesin yang tidak hanya memprediksi kata-kata yang direncanakan untuk diketik pengguna, tetapi juga akan mampu memprediksi frasa. Menurut bgr.com, prediksi tersebut tidaklah sesederhana penulisan alamat, tetapi juga frasa-frasa yang disarankan berdasarkan konteks dan riwayat pengguna. Fitur ini rencananya akan diluncurkan kepada pengguna bulan depan.

Fitur AI di Google Foto

Google Foto mendapatkan banyak fitur baru berbasis kecerdasan buatan dan mesin pembelajaran. Salah satunya yakni Google Foto kini mampu mengambil foto hitam putih seperti efek lawas dan mengubahnya menjadi memiliki warna yang realistis. Foto itu juga akan disunting.

Google Assistant

Suara Google Asisstant yang asli diberi nama “Holly” dan berdasarkan pada rekaman aktual. Nantinya, Google Assistant akan mendapatkan enam suara baru termasuk suara penyanyi ternama John Legend.

Google menggunakan WaveNet untuk membuat suara menjadi lebih realistis. Mereka berharap bisa menyempurnakan semua aksen dan bahasa di seluruh dunia. Google Assistant rencananya akan mendukung 30 bahasa berbeda hingga akhir 2018.

Perusahaan yang bermarkas di Mountain View ini juga sedang mengusahakan percakapan sealami mungkin. Google memberikan banyak pembaharuan untuk Google Assistant yang akan dirilis pekan depan. Selain itu, mereka juga memungkinkan pengguna Google Asisstant untuk memberikan lebih banyak perintah dalam satu waktu. Fitur tersebut dikenal dengan dukungan Multiple Actions.

Fitur baru lain bernama “Pretty Please” juga dibuat demi membantu anak-anak belajar tentang kesantunan. Google Assistant akan memberikan tanggapan yang santun dan penguatan positif ketika anak-anak mengatakan tolong. Fitur ini akan diluncurkan pada akhir 2018.

Google Maps

Maps akan memiliki tab baru bertuliskan Untuk Anda di aplikasi. Tab ini nantinya dapat menunjukkan bisnis baru serta restoran yang menjadi tren di sekitar pengguna. Google juga menambahkan skor “Your Match” untuk menampilkan seberapa pengguna menyukai restoran baru berdasarkan peringkat historis mereka.

Pengguna juga memiliki fitur baru untuk membagikan daftar restoran yang ingin didatangi bersama-sama. Cukup tekan agak lama pada daftar restoran mana pun, maka pengguna akan dapat memesan restoran itu dengan teman-teman. Fitur-fitur baru ini akan diluncurkan ke Maps musim panas ini.

Penulis: Galuh Putri Riyanto

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Sumber: cnnindonesia.com, idntimes.com

Foto: inataliestone.com