CHANGE: Tren 2022 bagi Industri Kecantikan di Indonesia

Ilustrasi produk kecantikan.
Ilustrasi produk kecantikan. (Foto: pinkvilla.com)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — COVID-19 memengaruhi pelbagai industri, tidak terkecuali industri kecantikan. Dengan adanya perubahan perilaku di kalangan konsumen, merek dagang di industri kecantikan harus mampu beradaptasi.

Dilansir dari statista.com, riset memproyeksikan segmen kecantikan dan perawatan pribadi akan bertumbuh sekitar 6,46% setiap tahunnya, hal ini didorong kuat oleh kontribusi penjualan secara online yang diperkirakan akan mencapai 25% pada 2021.

Situasi pandemi ini telah mendorong para pelaku industri kecantikan untuk berinovasi, bertransformasi dan gesit beradaptasi.  Itulah yang dilakukan PT Cosmax Indonesia.

Na Sung Min, Strategic Marketing Leader PT Cosmax Indonesia, mengatakan bahwa tahun 2022 adalah era CHANGE bagi seluruh pelaku industri kecantikan di Indonesia. CHANGE (Collaboration, Hybrid, Advanced,Natural, Glass Skin, dan Eco-friendly) adalah tren dari hasil analisis tren kecantikan pada 2022 yang sudah dilakukan oleh Strategic Marketing Team PT Cosmax Indonesia.

Poster untuk tren “CHANGE”. (Foto: PT Cosmax Indonesia)
Poster untuk tren “CHANGE”. (Foto: PT Cosmax Indonesia)

Collaboration adalah kerja sama yang dilakukan antara pelaku industri dan bisnis dengan merek kecantikan lokal di Indonesia. Kegiatan kolaborasi sangat efektif dan bermanfaat untuk meningkatkan brand awareness dan penggabungan koneksi antarpasar.

Kolaborasi yang sudah terjadi antarmerek lokal yakni Somethinc dengan Kopi Kenangan, yang menghadirkan produk kecantikan berbahan dasar kopi yaitu Coffeeinc Lip Scrub. Ada juga kolaborasi antara merek lokal dan merek internasional seperti Jacquelle dengan Disney. Jacquelle dan Disney menghadirkan produk masker muka bertemakan beberapa karakter Disney yaitu Butter Clay Mask Cinderella dan Yogurt Sleeping Mask Rapunzel.

Dengan adanya kolaborasi, dapat menghadirkan warna baru bagi masing-masing industri akan inovasi produk yang dihadirkan kepada pasar.

Kemudian, ada Hybrid. Ini merupakan inovasi penggabungan dua elemen makeup dan skincare dalam satu produk kecantikan. Produk hibrida dipercaya memiliki manfaat lebih besar bagi kesehatan kulit. Inovasi ini dipopulerkan oleh K-Beauty dan menjadi semakin populer terutama di masa pandemi karena kebutuhan terhadap produk yang dapat mempercantik wajah, merawat, serta menjaga kulit semakin tinggi.

Jenis produk hibrida bisa bermacam-macam, misalnya berupa base makeup seperti serum cushion, tinted moisturizer, tinted sunscreen, serum concealer dan lain-lainnya.

Tren ketiga ada Advanced. Konsumen Indonesia sudah mulai sadar akan informasi mengenai ingredients produk kecantikan yang dapat disesuikan dengan kebutuhan kulit setiap penggunanya. Maka dari itu, merek kecantikan lokal hadir dengan menawarkan variasi produk dengan advanced technology yang mampu menjadi solusi permasalahan dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia. Variasi produk advance di Indonesia telah hadir dalam bentuk serum, ampul, mask pad, sheet mask, dan lain-lainnya.

Lalu ada tren Natural yang diprediksi juga akan menjadi salah satu tren yang dapat memenuhi kebutuhan industri kecantikan di Indonesia ke depannya. Sebab, permintaan akan produk berbahan dasar natural kini telah meningkat. Beberapa bahan kosmetik natural yang banyak diminati oleh pasar Indonesia yaitu Bakuchiol, Mugwort, Centella asiatica, dan Calendula.

Ilustrasi skin care routine.
Ilustrasi skin care routine. (Foto: jp.fotolia.com)

Berikutnya adalah Glass Skin. Ini menjadi dominasi tren kecantikan di Indonesia dan Korea Selatan. Glass skin merupakan istilah untuk menggambarkan kulit yang sangat halus seperti tanpa pori, kencang, dan bercahaya sehingga terlihat hampir bening dan transparan serta tampak seperti kaca. Tren kecantikan ini menjadi sangat dominan karena tingginya minat dan kesadaran konsumen akan kulit sehat nan ideal yaitu berupa kulit yang terhidrasi dengan baik.

Tren terakhir adalah Eco-friendly. Tingginya kesadaran masyarakat akan lingkungan sekitar membuat pelaku industri kecantikan mulai sadar akan lingkungan, yaitu dengan menghadirkan pilihan produk ramah lingkungan seperti vegan, natural, clean beauty, crueltyfree, sustainability, dan lainnya.

Beberapa produk kecantikan lokal yang diproduksi oleh PT Cosmax Indonesia antara lain BLP Beauty x Avoskin Tinted Sunscreen, Somethinc Salmon DNA + Marine Collagen Elixir, dan lain sebagainya. Kehadiran produk-produk PT Cosmax Indonesia ini terinspirasi dari karakteristik teknologi K-Beauty yang terbarukan.

PT Cosmax sebagai pembuat produk kecantikan dan perawatan, melihat tren-tren di atas semakin kuat seiring dengan kemajuan industri kecantikan lokal di Indonesia. Berdasarkan rilis pers dari PT Cosmax Indonesia, tren CHANGE ini diharapkan dapat menghasilkan produk kecantikan lokal dengan kualitas tinggi yang bisa memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia.

 

Penulis: Alycia Catelyn

Editor: Andi Annisa Ivana Putri

Foto: pinkvilla.com

Sumber: statista.com