• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Friday, January 23, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Olahraga

Anggar, Seni Bela Diri Menggunakan Pedang Tumpul Asal Eropa

Jessica Kannitha by Jessica Kannitha
March 25, 2024
in Olahraga
Reading Time: 2 mins read
Foto pertandingan anggar, olahraga asal Jerman dan Italia. (cbc.ca)

Foto pertandingan anggar, olahraga asal Jerman dan Italia. (cbc.ca)

0
SHARES
508
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sejak penayangan drama Korea “Twenty Four Twenty One”, olahraga anggar mulai banyak diminati masyarakat Indonesia. Lantas, apakah Ultimates tahu apa itu olahraga anggar?

Kata ‘anggar’ dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Perancis, yaitu ‘en garde’ yang memiliki makna bersiap. Pada awalnya, anggar merupakan bentuk pelatihan militer di Jerman dan Italia, akan tetapi kemudian berubah menjadi salah satu cabang olahraga bela diri pada abad ke-14.

Baca juga: Mengenal Taekwondo, Seni Bela Diri Terkenal dari Korea Selatan

Pada awalnya, anggar merupakan olahraga yang benar-benar mempertaruhkan nyawa karena tidak menggunakan pelindung badan dan memakai pedang asli. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, pedang anggar diubah menjadi lebih lentur dan berujung tumpul.

Melansir merdeka.com, terdapat tiga jenis senjata anggar yang berbentuk seperti pedang dan digunakan dalam olimpiade. Di antaranya adalah foil, épée, dan saber yang memiliki berbagai jenis karakteristik, teknik, serta area target penilaian.

Ilustrasi jenis pedang anggar dan area target penilaiannya. (davisfencingacademy.com)
Ilustrasi jenis pedang anggar dan area target penilaiannya. (davisfencingacademy.com)

Selain menggunakan sebuah senjata, para atlet anggar juga dilengkapi dengan masker, lamé (jaket yang terbuat dari logam), pelindung tubuh, dan baju serta celana khusus. Pakaian ini wajib digunakan oleh atlet anggar demi keamanan dan kenyamanan tubuh mereka ketika berolahraga.

Olahraga anggar dilakukan secara berpasangan di area dengan luas 14 x 1,5 meter yang dilapisi dengan gabus dan dilengkapi dengan kabel yang terhubung dengan sistem penilaian elektronik. Jika tersentuh, sistem penilaian elektronik secara otomatis mendeteksi pergerakan para atlet dan menambahkan skor salah satu atlet.

Ada tujuh teknik yang harus dikuasai oleh para atlet anggar. Tujuh teknik tersebut, yaitu teknik kuda-kuda, melangkah, gerak, menyerang, menangkis, menghindar, serta hormat yang dilakukan sebelum pertandingan dimulai.

Sama seperti olahraga lainnya, terdapat tiga bentuk pelanggaran menggunakan kartu berwarna pada olahraga anggar, yaitu kartu kuning, merah, dan hitam. Jika telah mendapat kartu hitam, atlet akan dikeluarkan dari pertandingan.

Baca juga: Kyokushin, Aliran Karate dengan Teknik Bertarung Tanpa Pelindung

Pada awal permainan, wasit akan memberikan kalimat aba-aba dalam bahasa Perancis untuk memulai pertandingan. Aba-aba tersebut berbunyi “en garde, pret, allez!” yang berarti bersedia, siap, dan mulai.

Selain melatih ketepatan dan konsentrasi, anggar juga menyimpan keindahan seni serta mendorong para atlet untuk mengelabui lawan dengan menyusun strategi. Jadi, apakah Ultimates tertarik untuk mempelajari olahraga anggar? 

 

 

Penulis: Jessica Kannitha

Editor: Cheryl Natalia

Foto: cbc.ca, davisfencing.com

Sumber: merdeka.com, reportasee.com, deepublishstore.com, kumparan.com, idntimes.com, sports.okezone.com, kids.grid.id, davisfencingacademy.com

Tags: allezanggarbela dirien gardeEropaItaliaJermanketepatankonsentrasimiliterolahragapedangPerancispretSenistrategiteknik
Jessica Kannitha

Jessica Kannitha

Related Posts

Potret masa sulit Lewis Hamilton di Ferrari. (planetf1.com)
Olahraga

Musim Debut Hamilton di Ferrari Berakhir Tanpa Podium

December 9, 2025
Lando Norris (McLaren) memenangkan World Driver’s Championship Formula 1 (07/12/25) (formula1.com)
Olahraga

Kemenangan Terakhir Verstappen Tak Cukup, Lando Norris Sabet Gelar Juara Dunia 2025

December 8, 2025
Salah seorang pemain ganda putra saat rally dalam pertandingan perebutan tiket ke babak semifinal. (ULTIMAGZ/Peter Jonathan)
Berita Kampus

Padel Pop Buktikan Mahasiswa UMN Mampu Adakan Acara Olahraga Profesional

December 5, 2025
Next Post
Asia Tenggara

Kreatif dan Penuh Semangat, Kenali 5 Band Indie Asal Asia Tenggara

Comments 5

  1. Live MMA streams today says:
    12 months ago

    I was looking at some of your content on this website and I believe this website is real informative ! Keep posting.

    Reply
  2. Soccer live stream free online says:
    12 months ago

    I went over this web site and I think you have a lot of good information, saved to fav (:.

    Reply
  3. Watch Live Hockey Online says:
    12 months ago

    Wow that was strange. I just wrote an incredibly long comment but after I clicked submit my comment didn’t appear. Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyway, just wanted to say fantastic blog!

    Reply
  4. 720pstream.me mlb says:
    12 months ago

    I like the efforts you have put in this, thank you for all the great posts.

    Reply
  5. Mohammed Suentenfuss says:
    12 months ago

    When I originally commented I clicked the -Notify me when new comments are added- checkbox and now each time a comment is added I get four emails with the same comment. Is there any way you can remove me from that service? Thanks!

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − three =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021