Fried Chicken Master Sajikan Ayam Goreng Sebesar Wajah Manusia

Potret satu potong ayam goreng khas Taiwan bagian dada yang disajikan di gerai Fried Chicken Master, Blok M Plaza, Jakarta Selatan. (ULTIMAGZ/Elisabeth Diandra Sandi)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com Gerai makanan cepat saji asal Taiwan, Fried Chicken Master menyajikan menu dada love cut yang ukurannya hampir sebesar wajah orang dewasa. Pada Jumat (23/08/19), Komisaris PT Foodie Cayapata Miratussany (FCM) Denny menjelaskan bahwa uniknya potongan ayam bagian dada menjadi menu andalan Fried Chicken Master. 

“Potongan dadanya unik karena gede banget, tapi masih ada sedikit tulangnya di tengah,” jelas Denny.

Saat potongan ayam bagian dada ini disandingkan dengan bagian paha, ukuran potongan ayam bagian dada terlihat 2 kali lebih besar daripada bagian paha. Apabila diukur menggunakan penggaris, ukuran potongan dada ayam ini kurang lebih 20×15 sentimeter. Namun, ketebalan daging pada bagian dada lebih tipis jika dibandingkan dengan bagian paha.

Walaupun ukuran potongan dada tergolong besar, tekstur daging ayam bagian dada ini masih empuk dan mudah terurai. Padahal biasanya daging ayam bagian dada memiliki tekstur keras.

“Tim kami menemukan salah satu cara pemotongan yang unik. Jadi waktu digoreng, tetep masih juicy ayamnya,” tambah Denny.

Foto ayam goreng bagian dada (kiri) dan paha (kanan) saat disandingkan. (ULTIMAGZ/Elisabeth Diandra Sandi)

Untuk cita rasa yang dimiliki oleh potongan ayam bagian dada maupun paha hampir sama. Hanya ukuran dan tekstur yang membedakan kedua potongan ayam tersebut. Pada menu paha juicy, tekstur daging lebih empuk dan tidak memiliki tulang sama sekali. Akan tetapi, pada kedua potongan ayam ini sama-sama memiliki rasa asin dan aroma yang berbeda dengan penjual ayam goreng tepung lainnya. Namun, masih terasa serta tercium aroma penyedap rasa yang digunakan.

Bumbu rahasia yang berwarna orange pada daging pada menu paha juicy. (ULTIMAGZ/Elisabeth Diandra Sandi)

Potongan ayam khas Fried Chicken Master sendiri sudah terkenal di Taiwan. Saat Denny dan tim mengunjungi Taiwan, mereka melihat ada satu gerai yang dipenuhi oleh antrean pelajar-pelajar dari Indonesia. Denny menjelaskan bahwa pelajar dari Indonesia ini suka berkunjung ke Fried Chicken Master karena makanan yang disajikan tidak mengandung babi (halal). 

“Lalu saat kita coba, oh iya enak banget ayamnya. Dagingnya itu masih kayak bener-bener juicy banget. Sedangkan tepungnya itu masih garing,” kata Denny. 

Dari segi harga, ultimates dapat memperoleh dua potongan ayam bagian paha (ukuran kecil) hanya dengan Rp13.000,00. Akan tetapi jika ingin mencoba menu andalan dada love cut atau empuknya paha juicy, ultimates hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp38.000,00 per potongan ayam. Fried Chicken Master juga menyediakan paket satu ekor ayam yang dipotong menjadi 16 bagian seharga Rp80.000,00. 

Tampilan depan gerai Fried Chicken Master yang berada di Lantai LG, Mal Blok M Plaza, Jakarta Selatan pada Jumat (23/08/19). (ULTIMAGZ/Elisabeth Diandra Sandi)

Hingga saat ini, gerai Fried Chicken Master baru hadir di Lantai LG, Mal Blok M Plaza, Jakarta Selatan. Jasa antar makanan secara daring masih sedang dalam tahap pengajuan kepada perusahaan terkait. Hal tersebut senada dengan sertifikasi halal untuk makanan yang disajikan. 

Namun, Denny menuturkan bahwa semua ini hanya menjadi awal dari ekspansi Fried Chicken Master di Indonesia. Nantinya Denny akan membuka 10 gerai Fried Chicken Master dalam kurun waktu satu tahun. Dalam waktu dekat, Fried Chicken Master akan hadir di Trans Snow World Bekasi dan Mal Central Park, Jakarta Barat.

 

Penulis: Elisabeth Diandra Sandi

Editor: Ivan Jonathan

Foto: Elisabeth Diandra Sandi