Amanda Gorman, Ukir Sejarah Lewat Puisi

Foto Amanda Gorman membacakan puisi inagurasi (Foto : Qz.com)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Amerika Serikat merayakan pelantikan presiden Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris pada Rabu, 20 Januari 2021. Banyak sejarah diukir hari itu, salah satunya oleh Amanda Gorman. Membawakan puisi inagurasi, Gorman merupakan perempuan termuda yang memikul peran tersebut.

Di tengah hiruk-pikuk panggung, berdiri seorang pemudi mengenakan jas berwarna kuning dan senyum percaya diri. Gorman membacakan puisi berjudul “The Hill We Climb”.

Syair demi syair melukiskan situasi yang Amerika Serikat hadapi pada 2020. Dari kasus diskriminasi, rasisme, dan imigrasi yang membelah suara rakyat, puisi Gorman ingatkan masyarakat atas harapan dalam persatuan.

“Bahkan saat kami berduka, kami bertumbuh.

Bahwa meski kami terluka, kami berharap.

Bahkan saat kami lelah, kami mencoba.

Bahwa kita akan selamanya terikat bersama, menang.”

Sejak berumur 16 tahun, Gorman sudah dinamakan National Youth Poet Laureate, gelar yang dinobatkan untuk penyair muda berprestasi di Amerika Serikat. Kini, di umurnya yang ke-22,  ia menjadi penyair termuda yang menulis dan membawakan karya orisinilnya pada pelantikan presiden.

Kesempatan tersebut membiarkan Gorman mengikuti jejak para legenda seperti Maya Angelou dan Robert Frost.

Menurut Los Angeles Times, Ibu Negara Jill Biden merupakan penggemar karyanya dan yang meyakinkan panitia pelantikan untuk memilih Amanda Gorman.

Namun, gairah Gorman tidak hanya berakhir di puisi saja. Menjadi salah satu mahasiswa sosiologi di Harvard, Gorman telah aktif berbicara di forum publik mengenai berbagai masalah sosial, termasuk aborsi, imigrasi, dan rasisme.

Dalam wawancaranya dengan majalah Times, Gorman mengumumkan niatnya mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2036, siklus pemilihan pertama ketika dia sudah cukup dewasa untuk melakukannya.

Dia mengekspresikan bahwa kemenangan Kamala Harris semakin mendorongnya untuk mencalonkan diri.

“Tidak dapat disangkal bahwa kemenangannya adalah kemenangan bagi kita semua yang ingin melihat diri kita direpresentasikan oleh wanita berkulit hitam. Hal tersebut (kemenangan Harris) membuat mimpi saya bisa lebih dibayangkan,” ucap Gorman.

Untuk sekarang, Gorman sedang menulis buku anak yang direncanakan rilis pada bulan September 2021. Berjudul “Change Sings”, buku tersebut diharapkan memberikan representasi bagi semua golongan dan menginspirasi anak-anak agar menjadi agen perubahan.

Penulis : Arienne Clerissa

Editor : Nadia Indrawinata

Sumber : LosAngelesTimes.com, CNN.com, Theguardian.com