• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Sunday, August 31, 2025
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Lainnya

Ingin Memotivasi, Penyintas Strok Jalan Kaki dari Bandung Sampai Monas

Elisabeth Diandra Sandi by Elisabeth Diandra Sandi
October 30, 2019
in Lainnya, Lifestyle
Reading Time: 2 mins read
Ingin Memotivasi, Penyintas Strok Jalan Kaki dari Bandung Sampai Monas

Penyintas Stroke Komaruddin Rachmat (kiri) yang berjalan kaki dari Bandung-Jakarta telah tiba di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (28/10/19). (Foto: Kompas.com)

0
SHARES
164
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BEKASI, ULTIMAGZ.com — Komaruddin Rachmat (65), penyintas strok asal Bekasi, memulai aksi berjalan kaki Bandung-Jakarta sejak Jumat (25/10/19) hingga Selasa (29/10/19). Komaruddin melakukan aksi ini demi memotivasi penyandang strok lainnya agar tetap berjuang untuk hidup sehat. 

“Saya ingin memberi motivasi kepada para penyandang strok di mana pun berada, dalam kondisi apa pun menderitanya bahwa mereka  harus  selalu optimis dan semangat karena strok bisa dipulihkan. Contohnya adalah saya, bahkan Insya Allah mampu jalan kaki Bandung-Jakarta,” jelas Komaruddin seperti yang dilansir oleh Kompas.com.

Dalam rangka memperingati Hari Strok Sedunia yang jatuh pada 29 Oktober 2019, Komaruddin menyiapkan uang sebesar 25 juta rupiah untuk kebutuhan perjalanan selama 4 hari. Ia dikawal oleh dua mobil ambulans untuk mengiringnya berjalan kaki dari Gedung Sate, Bandung hingga tiba di Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Hingga Senin (28/10/19) sore, Komaruddin sudah sampai di perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Jawa Barat. 

“Perjalanan dari Bandung ke Bekasi itu menurut saya berat. Saya juga tidak menyangka bisa berhasil sampai ke sini,” kata Komaruddin. 

Ia juga tidak menyangka, aksi yang dilakukannya sesuai dengan rencana yang ada. Selain itu, kakek satu cucu ini mengaku bahwa kondisi fisiknya masih bugar saat sampai di Bekasi. 

“Tim kesehatan saya tanya, ‘Bagaimana napas Bapak?’, ‘Normal’. Oksigennya dalam tubuh normal. Detak jantung normal. Kemudian, suhu normal. Jadi semua normal. Kaki juga tak ada masalah, yang saya khawatirkan kram, tidak kram,” ujar Komaruddin.

Dikutip dari Alodokter, strok merupakan kondisi ketika pasokan darah ke otak terganggu akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Sejak 16 September 2012, Komaruddin terserang hemorrhagic stroke atau pecahnya pembuluh darah otak. Semenjak itu, Komaruddin mencari cara untuk pulih dari strok dengan melakukan pengobatan, aktivitas fisik, dan melakukan riset mengenai penyakitnya. Komaruddin bertekad keras untuk kembali sembuh. Tekad miliknya diterjemahkan dalam rupa latihan dan disiplin merawat fisik.

“Ternyata orang-orang yang sembuh strok itu orang-orang yang semangatnya tinggi, bukan orang yang manja, orang yang mau berlatih, orang yang mau bertarung gitu,” ungkapnya.

 

Penulis: Elisabeth Diandra Sandi

Editor: Anindya Wahyu Paramita

Foto: kompas.com

Sumber: kompas.com, alodokter

Tags: BandungHari Stroke Seduniajakartajalan kakijantungKesehatanmonasPenyakit StrokeStrokStroke
Elisabeth Diandra Sandi

Elisabeth Diandra Sandi

Related Posts

Pesta Bebas Berselancar
Lainnya

Pesta Bebas Berselancar 2025 Umumkan Daftar Penampilan Spesial dan Kolaborator

July 16, 2025
Tempe: Hasil Fermentasi Mendunia yang Berakar dari Jawa
Kuliner

Tempe: Hasil Fermentasi Mendunia yang Berakar dari Jawa

July 16, 2025
Kopi yang berasal dari feses gajah. (antaranews.com)
Lifestyle

Dari Feses Gajah ke Cangkir Kopi: Cerita di Balik Kopi Ivory

July 16, 2025
Next Post
Rilis Dua Lagu Baru, Selena Gomez Balikkan Keadaan Jadi Seni

Rilis Dua Lagu Baru, Selena Gomez Balikkan Keadaan Jadi Seni

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + twelve =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021