ACES Gen X Dinilai Perlu Lebih ‘Unjuk Diri’

Ilustrasi pengadaan program tutor dan workshop dari ACES UMN (ULTIMAGZ / Hedwige Gevelyne dan Kyra Gracella)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Survei yang dilakukan ULTIMAGZ beberapa waktu lalu menghasilkan beberapa pokok penting yang dapat menjadi masukan bagi kepemimpinan ACES selanjutnya. Beberapa pokok tersebut ialah program kerja yang ditunggu mahasiswa, pun juga tingkat pengetahuan mahasiswa Teknik Komputer UMN terhadap ACES Gen X.

Survei ini diisi oleh 18 responden dari total 93 mahasiswa Teknik Komputer UMN.

Diagram hasil survei ULTIMAGZ terkait bagaimana mahasiswa mengetahui soal ACES.

Dari 18 responden, terdapat satu responden yang menjawab tidak mengetahui soal ACES. Kebanyakan responden mendapatkan informasi terkait ACES dari teman (82,4 persen), lalu media sosial resmi ACES (64,7 persen), kemudian Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) UMN (52,9 persen), e-mail student (47,1 persen), dan terakhir media sosial resmi UMN (23,5 persen).

Diukur dari skala 1-5, mayoritas responden sebanyak 10 orang (58.8 persen)  menjawab mengetahui mengenai kegiatan atau program kerja yang dilaksanakan oleh ACES. Sementara itu, 3 orang (17.6 persen) menjawab sangat mengetahui, 3 orang (17.6 persen) menjawab cukup mengetahui, dan 1 orang (5.9 persen) kurang mengetahui.

Diagram hasil survei ULTIMAGZ soal pengetahuan mahasiswa soal ACES.

Terdapat beberapa evaluasi yang diberikan dari responden untuk ACES Gen X. Beberapa di antaranya adalah bagaimana program kerja tutor sudah baik. Ada juga saran untuk memperbanyak promosi terkait kegiatan ACES kepada orang-orang awam agar dikenal sebagai himpunan dari jurusan Teknik Komputer. 

Terkait penyampaian aspirasi, hanya ada 3 responden yang menjawab pernah melakukan hal tersebut. Salah satunya adalah aspirasi agar ACES  lebih sering memberikan informasi trivia agar ACES lebih dikenal masyarakat awam di luar teknik komputer. Dampak yang terasa setelah aspirasi itu tersampaikan adalah kini ACES memiliki infografis soal informasi trivia secara berkala.

Sementara itu, 8 responden sisanya tidak pernah menyampaikan aspirasi karena tidak ada hal yang ingin disampaikan. Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa kegiatannya sudah sesuai dengan kebutuhannya dan bingung untuk mulai dari mana.

Tutor dan Workshop, Program Kerja Pendukung Mahasiswa ACES

Survei tersebut juga menyoroti program ACES yang dinilai penting untuk terus dilaksanakan, yakni tutor untuk mahasiswa Teknik Komputer UMN. Responden berpendapat bawa pengajar yang memberikan tutor merupakan orang yang paham akan materi yang disampaikan.

“Tutor ACES sendiri juga fleksibel. Kita bisa request juga mau belajar mata kuliah apa, walaupun nanti pasti juga didiskusikan terlebih dahulu dengan anggota himpunan,” tulis responden tersebut.

Hal ini juga disetujui oleh Ketua ACES Gen X Jason Adrian Mahalim. 

“Macem-macem sih, caranya tuh tergantung. Tapi yang dilihat dari semester kemarin tuh ke grup angkatan, sih. Misal ada matkul yang susah gitu, nanti pengurus himpunan yang ada di grup angkatan itu langsung ngajuin ke akademis buat tutorin dong. Lebih ke approach langsung gitu,” jelas Jason saat diwawancara Ultimagz, Kamis (05/11/20).

Beberapa responden juga berpendapat baik soal program kerja “AFK” dan workshop. Responden merasa program kerja tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa baru Teknik Komputer untuk mengetahui lebih dalam tentang perkuliahan nantinya.

Sebelumnya, rekapitulasi KPU UMN pada Selasa (24/11/20) meresmikan pasangan tunggal Aurelius Ryo Wang sebagai Ketua Association of Computer Engineering Students UMN (ACES) dengan Abdul Ghofar Alhasyim selaku Wakil Ketua ACES menggantikan Jason Adrian Mahalim dan Arida Amalia Rosa selaku pemimpin kepengurusan ACES periode 2019/2020. 

Penulis: Ida Ayu Putu Wiena Vedasari, Xena Olivia

Editor: Andi Annisa Ivanna Putri

Foto: Kyra Gracella