Festback 2018 Bawa Pengunjung Kembali ke Suasana 90-an

Festback 2018 yang mengusung tema 'Back To 90's' turut menghadirkan permainan-permainan tradisional seperti ular tangga. Acara ini diadakan pada Sabtu (17/11/18) di Parkir Timur Mall @Alam Sutera. (ULTIMAGZ/Daniela Dinda)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Festback 2018 mencoba membawa suasana 90-an dalam mini festival yang diselenggarakan di parkir timur Mall @Alam Sutera, Sabtu (17/11/18). Acara yang mengusung tema Back to 90’s ini mengajak pengunjung untuk mengingat kembali apa yang sempat menjadi tren pada masa 90-an. Hal itu tampak pada pameran mobil kuno dan mini games yang berada di area festival.

Mobil-mobil kuno yang ada di festival ini didapatkan dari komunitas pecinta mobil lawas. Selain menjadi spot foto, mobil-mobil yang dipamerkan pun turut dilombakan untuk menjadi mobil terfavorit pengunjung. Pengunjung hanya perlu melakukan pemungutan suara agar mobil idamannya menjadi mobil terfavorit.

Acara yang digagas oleh kelas Special Event C jurusan Komunikasi Strategis 2016 ini juga dilengkapi beberapa mini games. Ular tangga, karambol, dan congklak dipilih panitia untuk mewakili permainan di era 90-an. Mini games yang tersedia itu pun bebas dimainkan oleh para pengunjung secara gratis.

Ketua Penyelenggara Festback 2018 Harris Kristanto mengatakan bahwa tema 90-an ini dipilih berdasarkan hasil pemungutan suara yang dilakukan bersama teman-teman panitia. Harapannya, acara ini memenuhi keinginan pengunjung yang mau mengingat kembali masa kecilnya.

“Tema dengan voting tertinggi itu ada empat, antara lain festival makanan, musik, pakaian, dan kamera. Nah, kami dari Badan Pengurus Harian (BPH) akhirnya menyatukan itu semua dengan tema utama yaitu masa 90-an,” ujar Harris.

Harris juga menambahkan bahwa persiapan panitia untuk mengadakan acara ini cukup singkat. Oleh karena itu, ia mengaku tidak ada perbedaan yang signifikan antara Festback 2018 dengan festival-festival lain yang bergenre sama.

“Yang kita usahakan untuk acara ini ialah mendatangkan Marcello Tahitoe dan Diskopantera. Ello terkenal pada awal tahun 2000-an, sedangkan Diskopantera membawakan remix lagu-lagu lama sehingga bisa membawa pengunjung untuk nostalgia,” tambah Harris.

Marcello Tahitoe yang menjadi salah satu bintang tamu pada festival ini pun mampu menambah suasana lawas. Ia membawakan lagu-lagu yang hits pada awal tahun 2000-an seperti Buka Semangat Baru, Masih Ada, dan Gak Kayak Mantanmu. Selain itu, ia juga menyanyikan lagu-lagunya yang sudah berubah genre menjadi alternative.

Sebelumnya, Festback 2018 juga menggelar pre-event untuk mempublikasikan acara ini, yaitu workshop bersama fotografer handal Darwis Triadi. Workshop tersebut diadakan di Kota Tua, Jakarta untuk menambah kesan lawas.

 

Penulis: Adrianus Dwi Octaviano

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Fotografer: Daniela Dinda