‘Vesa Rasa’, Konser Inagurasi Virtual Ultima Sonora Antarkan Embun Sejuk 

Vesa Rasa, Konser Inagurasi Virtual Ultima Sonora yang Antarkan Embun Sejuk  (ULTIMAGZ)
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ultima Sonora menggelar konser inaugurasi bertajuk "Vesa Rasa" secara daring pada Sabtu (26/12/2020). (ULTIMAGZ/Veronica Novaria)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Ultima Sonora kembali mengadakan konser inagurasi untuk menyambut anggota baru angkatan 2020 pada Sabtu (26/12/20). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, konser bertajuk ‘Vesa Rasa’ ini digelar secara virtual. Melalui siaran langsung di platform YouTube, Ultima Sonora menampilkan enam buah lagu.

‘Vesa Rasa’ merupakan kata yang diambil dari bahasa Latin. Vesa adalah embun sementara rasa memiliki arti sejuk. Jika digabung, ‘Vesa Rasa’ berarti embun yang sejuk. Pemilihan dua kata tersebut sebagai nama konser inagurasi tahun ini sejatinya merupakan harapan kepada anggota baru Ultima Sonora.

“Begitu pula dengan teman-teman Ultima Sonora angkatan 2020 dengan harapan bisa membawa dampak positif serta memberikan harmoni yang menyejukkan bagi banyak orang,” ungkap Wiliam Reynold selaku pembawa acara.

Konser virtual ini menyambut 33 Geng Embun, sapaan untuk anggota baru Ultima Sonora tahun 2020. Berlatih sejak Oktober, Geng Embun dan anggota Ultima Sonora tahun 2016-2019 menampilkan enam lagu.

Tanah Airku dipilih menjadi ‘embun penyejuk’ pertama di konser ini. Nuansa Indonesia yang tercipta dari lagu tersebut disusul oleh lagu Zamrud Khatulistiwa. Setelah itu, Love G-Project turut unjuk suara dengan lagu Soul’s Anthem.

Lagu ketiga yang dibawakan adalah So This is Love dan Laskar Pelangi. Ultima Sonora memilih untuk menampilkan lagu bertema Natal untuk lagu kelima dan keenam, yaitu lagu It’s The Most Wonderful Time dan Jingle Bells. Meski merekam suara dan video sendiri-sendiri, seluruh anggota Ultima Sonora menyamakan warna baju dan koreo agar penampilan virtual ini tetap menampilkan hasil terbaik.

Menurut Ketua Ultima Sonora 2019/2020 Evelyn Aurelia, pemilihan keenam lagu tersebut didasarkan pada tingkat kesulitan yang tidak terlalu tinggi, mengingat waktu latihan yang ada cukup singkat. 

“Kita patokin 3 minggu sebelum konser semua penyanyi sudah harus kumpulin rekaman. Jadi, kita pilih lagu yang kebanyakan mereka sudah pernah denger dan easy to study, biar anak-anak juga gak pada stress belajarnya,” terangnya.

Peluh di Balik Latihan Virtual

Terbatasnya ruang untuk berlatih tentu menjadi sebuah tantangan bagi anggota Ultima Sonora. Menurut coaching Ultima Sonora 2019/2020 Anna Helena, cara membuat latihan daring lebih efektif adalah dengan membuat atmosfer yang serius di setiap waktu. 

“Supaya waktu latihan yang ada bisa digunakan semaksimal mungkin untuk bedah partitur dan mengetes suara satu-satu,” ungkapnya. Untuk persiapan ‘Vesa Rasa’, Ultima Sonora mengadakan latihan sebanyak tiga hingga empat kali dalam satu minggu.

Berbagai kendala juga membayangi kegiatan bernyanyi secara virtual, salah satunya adalah proyeksi suara bisa berbeda dari yang dibuat dan diterima.

“Untuk kendala, paduan suara itu bernyanyi menggunakan teknik, jadi cukup sulit untuk bisa memberikan pemahaman teknik nyanyi yang benar ke anak2 baru karena tidak bisa kita tunjukkan atau cek secara langsung,” lanjut Anna.

Di sisi lain, Evelyn juga menambahkan bahwa semua proses yang dilakukan secara online menimbulkan ketakutan akan rasa jenuh dan letih akibat terlalu lama melihat layar.

“Dan karena online ini, kita jadi gak tahu secara langsung mood dari anak-anak gimana. Apakah mereka konsen pas latihan, dan pas perekaman juga kalau mereka gak ada kabar kadang-kadang kita bingung.”

Namun, terlepas dari segala kesulitannya, konser ‘Vesa Rasa’ dapat berjalan dengan lancar.  Anna menyampaikan bahwa dari segi suara, perkembangan Geng Embun terlihat sangat jelas setelah melewati banyak latihan.

 

Penulis: Andi Annisa Ivana Putri

Editor: Agatha Lintang Kinasih 

Fotografer: Veronica Novaria