Dokter PDHI: Sebelum Punya Hewan Peliharaan, Pelajari Dulu

Drh. Ani Juwita Handayani (kiri), Dr. drh. Slamet Raharjo (tengah), dan Drh. Shinta Rizanti Binol melakukan sosialisasi dan membuka konsultasi bagi para pecinta hewan saat Jakarta Indonesia Pet Show, JIEEXPO, Jakarta (25/02/19). (ULTIMAGZ/Ignatius Raditya Nugraha)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Drh. Shinta Rizanti Binol mengimbau calon pemelihara hewan untuk mempelajari dahulu serba-serbi tentang hewan yang akan dipelihara melalui wawancara langsung kala Jakarta Indonesia Pet Show 2019 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta (24/02/19).

“Kadang-kadang orang sudah semangat ingin mempunyai hewan peliharaan. Sebaiknya, sebelum punya hewan peliharaan, dipelajari dulu. Misalnya ingin punya kucing, kucing itu seperti apa? Bagaimana cara memeliharanya? Harus diapakan?” kata Shinta.

PDHI merupakan organisasi profesi atau asosiasi yang membawahi seluruh dokter hewan di Indonesia. Organisiasi dokter hewan pertama Indonesia tersebut bermaksud untuk melakukan sosialiasi dan membuka konsultasi bagi para pecinta hewan di Jakarta Indonesia Pet Show 2019.  

Shinta menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam memelihara binatang. Pertama, kebersihan. Semua hal yang berhubungan dengan hewan peliharaan harus dijaga kebersihannya. Tak hanya hewan itu sendiri, melainkan kandang hingga rumah majikan mereka.

Kedua, mengenai makanan dan minuman yang dikonsumsi. Tiap hewan memiliki ciri dan keadaan bervariasi, seperti umur dan ukuran tubuh. Oleh karena itu, penyediaan bahan konsumsi hewan tak dapat disamaratakan antarhewan.

Ketiga, mengenai komunikasi dengan hewan peliharaan. Menurut Shinta, hewan adalah makhluk hidup yang perlu diajak berkomunikasi. Jika semakin sering berkomunikasi, hubungan juga akan terbentuk.

“Hewan itu akan ada bonding-nya,” lanjutnya.

Sebagai dokter hewan, Shinta juga memberi tahu bahwa hewan juga rentan terhadap penyakit umum yang tidak jarang menjangkit manusia. Hal ini cenderung disebabkan oleh cuaca hingga penyakit majikan sendiri yang ikut menulari hewan peliharaannya. Shinta merekomendasikan menjaga kesehatan dan stamina, serta memberikan vitamin berkala sebagai langkah pencegahan penyakit umum pada hewan.

“Flu adalah salah satu penyakit umum yang diderita hewan peliharaan,” jelas Shinta.

Majikan memeluk anjing kesayangannya saat berkeliling bersama di Jakarta Indonesia Pet Show 2019. (ULTIMAGZ/Ignatius Raditya Nugraha).

Namun jika hewan sudah terlanjur sakit, Shinta tidak merekomendasikan para pemelihara hewan untuk mengobati hewannya sendiri, melainkan segera melakukan konsultasi dan meminta obat dari dokter hewan.

“Pokoknya masyarakat lebih trust dengan dokter hewan, jangan apa-apa diobati sendiri. Harus konsulitasi dengan dokter hewan,” tutur Shinta.

Walaupun banyak hal yang harus diperhatikan dari hewan peliharaan, Shinta menjelaskan bahwa memelihara hewan mempunyai banyak manfaat, terutama bagi anak sejak dini. Hewan bisa memancing manusia untuk berempati, bertoleransi, menyayangi sesama, dan belajar perhatian serta kesabaran.

Humanity kita akan terasah dengan memiliki hewan peliharaan, kita belajar bersosialisasi. Makanya anak-anak itu dari kecil diharapkan mempunyai hewan peliharaan supaya dia belajar bersosialiasi, tenggang rasa, belajar menyayangi sesama. Sebab kalau kita sudah belajar berbagi, nanti di lingkungan di luar rumah akan membawa kita lebih baik bersosialiasi dengan masyarakat,” ujar Shinta.

 

Penulis: Ignatius Raditya Nugraha

Editor: Ivan Jonathan

Foto: Ignatius Raditya Nugraha