Rupareka dan ARTMAX, Karya Seni Daring di Tengah Pandemi

rupareka dan artmax (ultimagz)
Pameran Rupareka kembali digelar pada Kamis (14/05/2020). Kali ini, pameran mengusung tema KASAT dan tampil dengan format daring. (ULTIMAGZ/Veronica Novaria)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Pandemi virus COVID-19 dan imbauan untuk melakukan pembatasan fisik tidak menghentikan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Tarumanagara dalam berkarya. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FSRD mengadakan festival Rupareka yang ke-6 serta peluncuran majalah ARTMAX jilid ke-14 pada Kamis (14/05/20) hingga Sabtu (16/05/20) melalui sistem dalam jaringan (daring).

Tahun ini, festival Rupareka mengambil tema KASAT: Kami Satu yang berasal dari kata kasat mata. Tema ini memiliki arti dapat dilihat, nyata, dan konkret. Tujuannya agar dapat menyatukan perbedaan dalam dunia desain. Ultimates dapat mengamati ekshibisi karya-karya digital, lukisan, dan fotografi melalui situs resmi BEM FSRD.

Selain festival Rupareka, BEM FSRD juga meluncurkan majalah terbarunya yang bertajuk Unveil. Kata Unveil sendiri memiliki arti dan tujuan untuk mengungkap dunia desain yang tersembunyi, tidak dipertimbangkan, dan tidak dipedulikan. Awal mula tema ini hadir karena ingin membantu masyarakat agar dapat mengapresiasi proses di balik karya seni tersebut. Pasalnya, banyak seniman yang resah karena masyarakat sering menilai karya seni dengan sebelah mata. Jika biasanya hadir dalam bentuk cetak, kali ini majalah ARTMAX dikemas dalam bentuk digital.

Untuk menggantikan lokakarya dan seminar yang tidak dapat dilakukan secara langsung, ARTMAX mengeluarkan podcast perdananya sejak Kamis (14/05/20). Podcast ini terdiri dari dua episode yang mendatangkan bintang tamu untuk tiap-tiap program studi (prodi) FSRD di Universitas Tarumanegara.

Episode pertama diperuntukkan untuk prodi Desain Komunikasi Visual yang berjudul “Itu Males, bukan gak Passion” dengan Bima selaku ilustrator Indonesia. Berdurasi 46 menit, Bima membagikan pengalaman-pengalaman yang membentuk dirinya menjadi seorang ilustrator. Ia juga membahas mengenai tips-tips untuk membuat desain yang menginspirasi.

Sementara itu, bintang tamu pada episode kedua adalah Nydia Orlatta dari IOOR Studio fokus membahas mengenai desain interior. Selama 60 menit, Nydia bercerita mengenai menghadapi tantangan selama berkuliah desain interior, cara dalam keluar dari zona nyaman, dan mencari perspektif baru. Selain itu, Nydia juga berbagi cerita bagaimana ia berkomunikasi dengan klien dan mengembangkan pola pikir untuk bekerja di industri kreatif. Jika ingin mengetahui lebih lanjut, Ultimates dapat mendengarkan podcast melalui video di bawah ini.

 

Penulis: Thefanny

Editor: Elisabeth Diandra Sandi

Foto: Veronica Novaria