Ultimatern 2021 Bagikan Tips Terjun ke Dunia “Internship”

Ultimatern
Pembawa acara, pembicara, dan seluruh peserta webinar Ultimatern melakukan sesi foto bersama dengan gaya mereka masing-masing seusai acara. (ULTIMAGZ/Timothy B. Hallatu)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Memasuki dunia magang dan kerja menjadi langkah selanjutnya setelah mahasiswa menyelesaikan studinya. Maka dari itu, Ultimatern 2021 menggelar webinar yang bertajuk Tips & Trick Menuju Dunia Internship pada Minggu (25/04/21).

Dosen Fakultas Bisnis Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sekaligus Alumni Manajemen UMN 2010 Christy Sarah Ayu Panjaitan membagikan pengalamannya mulai dari persiapan magang, wawancara, hingga sikap yang harus dilakukan oleh mahasiswa. 

Diawali dari cerita dirinya, Christy menjelaskan pengalaman magang dan kerja bisa berbeda. Terbukti dari pengalaman dirinya sendiri.

“Apa yang kita masuki pada saat magang enggak selalu nantinya berkaitan dengan dunia kerja, tapi pasti ada manfaatnya, enggak mungkin sia-sia,” ucap Christy membuka penjelasannya.

Magang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah pengalaman kerja. Menjadi penting untuk memilih tempat magang yang bisa memberikan pengalaman yang berharga. Selain itu, mahasiswa dapat memperluas koneksinya, mengembangkan skill, dan meningkatkan kepercayaan diri di tempat magang.

Mahasiswa harus mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum masuk ke dunia magang. Salah satunya adalah keinginan untuk membantu orang lain yang menjadi kunci awal pembetukkan diri saat magang.

“Harus punya mindset bahwa kerja magang adalah wadah di mana teman-teman akan memberikan bantuan sebanyak mungkin,” jelas Christy.

Selain mempersiapkan diri, mahasiswa harus memikirkan sektor dan lokasi dari perusahaan. Mahasiswa dapat mencari magang melalui CDC UMN, media sosial, networking, atau email ke perusahaan secara langsung.

Setelah mengajukan CV kepada perusahaan, barulah mahasiswa mempersiapkan diri untuk wawancara. Secara fisik, mahasiswa harus menggunakan pakaian yang sopan, merapikan rambut, dan membawa kelengkapan berkas. 

Media sosial menjadi penting juga untuk dirapikan karena sudah banyak perusahaan yang memperhatikan media sosial, terutama perusahaan startup. Mulailah untuk menghapus konten yang tidak berkaitan dengan pekerjaan kita.

“Tampilkanlah diri kalian sebaik mungkin dan seprofesional mungkin,” imbuh Christy.

Ketika wawancara untuk magang berlangsung, posisikan badan untuk tegap, berikan senyum terbaik, dan lakukan eye contact dengan pewawancara. Percaya diri dan semangat akan terlihat dari bahasa tubuh seseorang saat diwawancara.

Setelah selesai wawancara, tentu hasil akan diberikan. Christy mengatakan wawancara ibarat mencari jodoh, tentu ada yang cocok dan ada yang tidak. Jika gagal, usaha yang diberikan harus lebih keras dan jangan menganggap ini adalah akhir.

“Satu interview yang gagal bukan berarti kalian jelek, tetapi bukan kalian yang mereka cari,” jelas Christy.

Ketika mahasiswa sudah diterima di tempat magang, hal yang paling penting dilakukan adalah ringan tangan dan jangan takut untuk mau berkenalan dengan kerabat kerja. Ketika magang, kita juga harus menyesuaikan diri dengan budaya yang ada.

Namun, ringan tangan tersebut harus ada batasannya. Lebih baik mengerjakan satu pekerjaan dengan maksimal dibandingkan ingin terlibat aktif di semua kerjaan.

“Boleh berinisiatif tetapi harus mengetahui kapasitas diri juga,” lanjut Christy.

Christy mengungkapkan bahwa kunci utama agar sukses menjalani magang adalah menjadi  aktif dan memiliki kinerja yang outstanding atau di atas rata-rata. Seseorang yang sedang magang harus mengerjakan tugas sebaik mungkin.

Selain itu, magang menjadi wadah untuk mempelajari hal baru. Temukan pula mentor yang baik untuk menjadi teman diskusi dan membantu evaluasi diri saat magang. 

Di akhir materi, Christy mengingatkan bahwa magang bukanlah untuk mendapatkan pengakuan, penghargaan dan gaji, melainkan proses pembelajaran yang harus diambil dari orang-orang sekitar kita.

“Magang ini menjadi wadah untuk membuat orang-orang tertarik dengan kita,” tutup Christy.

Ultimatern 2021 merupakan acara mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara yang bekerja sama dengan mata kuliah Corporate Social Responsibility & Social Marekting. Rangkaian acara yang terdiri dari workshop dan webinar dilaksanakan 2 hari, yakni Sabtu (24/04/21) dan Minggu (25/04/21)

Berkolaborasi dengan KAMI UMN, Ultimatern diharapkan bisa menjadi wadah untuk menghilangkan keresahan mengenai magang untuk mahasiswa aktif khususnya di Universitas Multimedia Nusantara. Selain itu, Ultimatern juga menjadi terobosan baru untuk mendonasikan edukasi ke mahasiswa yang ingin menjalankan magang.

 

 

Penulis: Maria Katarina

Editor: Xena Olivia

Foto: Timothy B. Hallatu