3 Nama Spesies Kumbang Baru Terinspirasi dari Naga Game of Thrones

Foto: Telltalesonline
Share:

TANGERANG, ULTIMAGZ.com – Seorang profesor ahli entomologi (ilmu yang mempelajari serangga) dari Universitas Nebraska-Lincoln di Nebraska, Brett Ratcliffe, menamakan tiga spesies kumbang baru temuannya dengan nama Drogon, Rhaegal, dan Viserion. Nama tersebut terinspirasi dari naga milik Daenerys Targaryen dalam serial HBO Game of Thrones.

Ratcliffe memilih ketiga nama itu karena ingin menumbuhkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap keanekaragaman hayati yang masih belum diketahui. Selain itu, ia juga melihat kumbang-kumbang baru tersebut memiliki tubuh berkelir oranye terang layaknya warna api yang diembuskan naga.

“Ketika Anda membuat nama-nama seperti ini, Anda melakukannya untuk  menarik perhatian publik,” kata Ratcliffe, dilansir dari Omaha World-Herald.

Ketiga kumbang tersebut berada dalam genus Gymnetis, dan dalam tata cara penulisan nama ilmiah mereka adalah Gymnetis drogoni, Gymnetis rhaegali, dan Gymnetis viserioni. Drogoni dan viserioni dapat ditemukan di Kolombia dan Ekuador, sementara rhaegali hanya dapat ditemukan di daerah Guyana, Prancis.

(Dari kiri ke kanan) Gymnetis drogoni, Gymnetis rhaegali, dan Gymnetis viserioni. Semuanya berasal dari Amerika Selatan. (Foto: Telltalesonline)

Beberapa kumbang baru temuannya diberi nama sesuai dengan penampakan tubuh kumbang atau ciri khas yang dimilikinya, seperti “punggung emas” atau “pemakan lebah”. Selain itu, Ratcliffe juga menamainya sesuai dengan nama daerah di mana kumbang tersebut ditemukan, seperti Puerto Rico atau “paling utara”.

“Peraturan penamaan spesies ini menyarankan untuk tidak menggunakan nama berbau humor atau penghinaan,” ungkap Ratcliffe. “Aturan ini justru sangat membantu dalam nama yang sama.”

Temuan kumbang-kumbang ini turut diterbitkan dalam revisi buku berjudul “A Monographic Revision of the Genus Gymnetis Macleay (1819)”. Selama lima dekade karirnya, Ratcliffe telah menamai ratusan spesies, banyak di antaranya berasal dari namanya. Hal itu membuatnya harus memutar otak untuk menemukan nama bagi spesies baru yang ia temui.

 

Penulis: Xena Olivia

Editor: Gilang Fajar Septian

Sumber: Omaha.com, Huffingtonpost.com, Sains.kompas.com

Foto: Brett Ratcliffe/Universtiy of Nebraska; telltalesonline.com