• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Monday, June 22, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

3 Nama Spesies Kumbang Baru Terinspirasi dari Naga Game of Thrones

Xena Olivia by Xena Olivia
January 4, 2019
in Iptek
Reading Time: 2 mins read
3 Nama Spesies Kumbang Baru Terinspirasi dari Naga Game of Thrones

Foto: Telltalesonline

0
SHARES
744
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TANGERANG, ULTIMAGZ.com – Seorang profesor ahli entomologi (ilmu yang mempelajari serangga) dari Universitas Nebraska-Lincoln di Nebraska, Brett Ratcliffe, menamakan tiga spesies kumbang baru temuannya dengan nama Drogon, Rhaegal, dan Viserion. Nama tersebut terinspirasi dari naga milik Daenerys Targaryen dalam serial HBO Game of Thrones.

Ratcliffe memilih ketiga nama itu karena ingin menumbuhkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap keanekaragaman hayati yang masih belum diketahui. Selain itu, ia juga melihat kumbang-kumbang baru tersebut memiliki tubuh berkelir oranye terang layaknya warna api yang diembuskan naga.

“Ketika Anda membuat nama-nama seperti ini, Anda melakukannya untuk  menarik perhatian publik,” kata Ratcliffe, dilansir dari Omaha World-Herald.

Ketiga kumbang tersebut berada dalam genus Gymnetis, dan dalam tata cara penulisan nama ilmiah mereka adalah Gymnetis drogoni, Gymnetis rhaegali, dan Gymnetis viserioni. Drogoni dan viserioni dapat ditemukan di Kolombia dan Ekuador, sementara rhaegali hanya dapat ditemukan di daerah Guyana, Prancis.

(Dari kiri ke kanan) Gymnetis drogoni, Gymnetis rhaegali, dan Gymnetis viserioni. Semuanya berasal dari Amerika Selatan. (Foto: Telltalesonline)

Beberapa kumbang baru temuannya diberi nama sesuai dengan penampakan tubuh kumbang atau ciri khas yang dimilikinya, seperti “punggung emas” atau “pemakan lebah”. Selain itu, Ratcliffe juga menamainya sesuai dengan nama daerah di mana kumbang tersebut ditemukan, seperti Puerto Rico atau “paling utara”.

“Peraturan penamaan spesies ini menyarankan untuk tidak menggunakan nama berbau humor atau penghinaan,” ungkap Ratcliffe. “Aturan ini justru sangat membantu dalam nama yang sama.”

Temuan kumbang-kumbang ini turut diterbitkan dalam revisi buku berjudul “A Monographic Revision of the Genus Gymnetis Macleay (1819)”. Selama lima dekade karirnya, Ratcliffe telah menamai ratusan spesies, banyak di antaranya berasal dari namanya. Hal itu membuatnya harus memutar otak untuk menemukan nama bagi spesies baru yang ia temui.

 

Penulis: Xena Olivia

Editor: Gilang Fajar Septian

Sumber: Omaha.com, Huffingtonpost.com, Sains.kompas.com

Foto: Brett Ratcliffe/Universtiy of Nebraska; telltalesonline.com

Tags: 2019gameofthronesiptekkumbang
Xena Olivia

Xena Olivia

Related Posts

Direktur Kerja Sama Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Republik Kazakhstan, Serik Kalkamanov, merespons pernyataan salah satu perwakilan perguruan tinggi Indonesia dalam acara Kazakhstan–Indonesia Forum of Higher Education Institution di Function Hall, Universitas Multimedia Nusantara, Senin (15/06/26). [foto id="398"]
Event

Kazakhstan–Indonesia Forum of Higher Education Institutions: Wadah Perkembangan Diplomasi Melalui Jalur Pendidikan

June 20, 2026
taliban
Iptek

Taliban dan Hilangnya Hak Perempuan di Afghanistan

May 21, 2026
buruh
Iptek

Buruh Garmen Perempuan: Jahitan dan Kisah yang Terpinggirkan

May 9, 2026
Next Post
Empat Rekomendasi Film Bertemakan Perempuan

Empat Rekomendasi Film Bertemakan Perempuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 − three =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021