Kopi atau Teh, Mana yang Lebih Baik?

foto secangkir teh dan kopi (ULTIMAGZ)
Teh dan kopi, tim manakah kamu? (Foto: sehatq.com)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Bagi sebagian orang, belum lengkap rasanya memulai hari tanpa secangkir kopi. Ada pula yang memilih secangkir teh manis yang ditemani roti selai. Kopi dan teh memang memiliki penggemarnya masing-masing, tetapi di antara keduanya, yang manakah yang lebih baik untuk tubuh?

Banyaknya kandungan kafein dalam secangkir kopi dan teh tergantung pada jenis dan proses penyeduhan. Secangkir kopi rata-rata memiliki 80-100 mg kafein, sedangkan teh hanya memiliki setengahnya atau 50 mg kafein per cangkir.

Menurut Beth Czerwony dalam health.kompas.com, zat kafein masuk ke aliran darah 15-20 menit setelah konsumsi. Efeknya akan terasa dalam kurun waktu satu jam pertama dan akan bertahan empat hingga 10 jam. Ahli diet dari Cleveland Clinic ini juga menganjurkan untuk mengonsumsi kafein hanya sebanyak 250 mg atau tiga hingga empat cangkir per hari.

Melansir hallosehat.com, kopi memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah diabetes tipe 2, parkinson, dan jenis kanker tertentu. Namun, kopi juga dipercaya dapat menurunkan kepadatan tulang dua hingga empat persen jika dikonsumsi secara berlebihan. 

Berbeda dengan kopi, teh memiliki kandungan antioksidan yang terbukti dapat mencegah pengerasan pembuluh darah dan meningkatkan kesehatan otak. Selain itu, hasil studi jurnal kesehatan Nutrition Bulletin juga mengungkapkan mengonsumsi teh secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan memperlambat pengeroposan tulang.

Namun, teh memiliki kandungan tannin yang dapat mengurangi penyerapan zat besi hingga 62 persen. Mengonsumsi teh lebih dari tujuh cangkir sehari juga dipercaya dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat.

Kopi dan teh memiliki manfaat dan efek sampingnya masing-masing. Selama Ultimates tidak mengonsumsi secara berlebihan, keduanya dapat memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Sayangnya, Mengonsumsi kopi dan teh dengan krim dan gula dipercaya dapat menghilangkan manfaat kafein bagi tubuh.

Jika Ultimates menginginkan energi instan dan mengoptimalkan kerja organ tubuh, kopi menjadi jawabannya. Sedangkan jika ingin melepas penat, Ultimates disarankan untuk mengonsumsi teh. Selain kopi dan teh, cokelat dan minuman bersoda juga dapat menjadi pengganti asupan kafein. Perlu diingat, mengonsumsi kafein secara berlebihan dapat berdampak bagi kesehatan. Selengkapnya, Ultimates dapat membaca infografis dibawah ini.

Infografik mengenai perbedaan teh dan kopi (ULTIMAGZ/Thefanny)

 

Penulis: Thefanny

Editor: Andi Annisa Ivana Putri

Foto: sehatq.com, 

Sumber: health.kompas.com, health.detik.com, hellosehat.com, alodokter.com