Sakit Sejak Januari 2020, Henky Solaiman Tutup Usia

Potret Henky Solaiman. (Foto: detik.com)
Potret Henky Solaiman. (Foto: detik.com)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com — Dunia hiburan Indonesia kembali berduka mendengar berita meninggalnya aktor senior Henky Solaiman. Pada Jumat (15/05/20), mantan pemeran sinetron “Dunia Terbalik” ini tutup usia di umurnya yang ke-78 tahun. 

Kabar kepergian Henky dikonfirmasi oleh istrinya, Edmay Indriani Wijardi, saat reporter cnnindonesia.com menghubunginya. Selain itu, beberapa sineas juga membenarkan kabar ini dan mengucapkan rasa belasungkawa melalui media sosial seperti Ade Firman Hakim dan Joko Anwar. 

“Selamat jalan, Om Henky Solaiman. Makasih untuk semua film dan inspirasinya. Semoga Indonesia bisa punya banyak aktor hebat seperti Om. Istirahat yang tenang ya, Om,” tulis Joko di Twitter. 

Sebelum meninggal dunia, Henky sudah mengetahui bahwa ia mengidap kanker usus sejak Januari 2020. Awalnya ia tidak mau menjalani operasi dan memilih untuk menggunakan pengobatan alternatif melalui terapi magnet. Namun pada Maret 2020, ia pun akhirnya mau menjalani operasi kanker usus di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat. Pada Kamis (19/03/20), Verdi Solaiman selaku putra Henky yang juga merupakan aktor sempat mengabarkan kepada kompas.com kalau ayahnya membutuhkan donor darah setelah kekurangan hemoglobin. 

Berangkat dari latar belakang pendidikan teater dan pernah bergabung dalam Teater Populer yang didirikan oleh rekan kerjanya, Teguh Karya, Henky pun beranjak masuk ke dunia perfilman. Sejak 1971, Henky mulai menorehkan karya dalam film berjudul “Wadjah Seorang Laki-Laki”. Sementara itu, nama Henky di televisi mulai terkenal sejak berperan dalam sinetron “Keluarga Van Danoe” yang menceritakan mengenai kekayaan kehidupan orang Belanda, Karel van Danoewiryo. 

Dalam perjalanannya, Henky pun pernah memproduseri dan menyutradarai sebuah film. Pengalaman hidupnya pun diapresiasi oleh Festival Film Bandung pada 2016 sebagai penerima penghargaan lifetime achievement. Kini meski sudah tutup usia, tetapi karyanya masih dapat kita nikmati. Selamat jalan, Henky Solaiman! 

 

Penulis: Elisabeth Diandra Sandi

Editor: Agatha Lintang

Foto: detik.com

Sumber: kompas.com, liputan6.com, cnnindonesia.com, medcom.id