• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Saturday, August 30, 2025
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Lainnya

Sejarah Aksi Kamisan: Perjuangan 17 Tahun Menuntut Keadilan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Radella Dagna by Radella Dagna
September 20, 2024
in Lainnya
Reading Time: 3 mins read
Foto Sumarsih bersama aktivis yang mengikuti aksi kamisan di depan Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat. (Kompas.com)

Foto Sumarsih bersama aktivis yang mengikuti aksi kamisan di depan Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat. (Kompas.com)

0
SHARES
213
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sudah 17 tahun aksi Kamisan berlangsung sebagai simbol perlawanan terhadap pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Setiap hari Kamis pukul 4 sore, para penggerak aksi berkumpul di depan Istana Merdeka dengan pakaian serba hitam untuk menuntut penyelesaian kasus pelanggaran HAM.

Mengutip tempo.co, munculnya Aksi Kamisan merupakan bentuk protes keluarga para korban peristiwa kelam di masa lampau seperti Tragedi 1965, Semanggi I, Semanggi II, Trisakti, Tragedi Mei 1998, kasus Talangsari, kasus Tanjung Priok, hingga pembunuhan Munir. Negara dianggap tidak adil dalam penanganan kasus pelanggaran HAM karena para terduga pelaku dan dalang di balik tragedi tersebut dibebaskan dari hukuman. 

Baca juga: September Hitam, Berita Kehilangan, dan Janji-Janji yang Tak Ditepati

Awal Mula Aksi Kamisan

Pada 13 November 1998, Bernardus Realino Norma Irmawan atau yang akrab disapa Wawan yang merupakan mahasiswa Universitas Katolik Atma Jaya terjun ke tengah aksi menolak Sidang Istimewa Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) bersama tim relawan. Saat itu, Wawan sebagai tim medis membantu mahasiswa yang terluka saat aksi tersebut, mengutip suara.com.

Namun, Wawan gugur saat membantu para mahasiswa yang terluka. Dirinya kehilangan nyawa ketika sebuah peluru tertembak tepat di dadanya. Hingga saat ini, sosok pembunuh yang menembakkan peluru ke Wawan masih belum diketahui identitasnya. 

Kelalaian pemerintah dalam melindungi HAM dan mengadili pelaku pelanggaran HAM berat ini mendorong Sumarsih, Ibunda Wawan, untuk menuntut keadilan atas kematian putranya.

Mengutip tirto.id, Sumarsih juga ditemani oleh Suciwati yang merupakan istri mendiang pejuang HAM Munir Said Thalib yang tewas diracun dalam pesawat pada 2004. Tidak hanya itu, dan Bedjo Untung, perwakilan keluarga korban yang diduga bagian dari PKI pada 1965-1966 juga kerap mengikuti aksi ini. 

Sumarsih dan Suciwati mengusulkan Aksi Kamisan dilakukan dengan memakai baju dan payung hitam. Menurut Suciwati, warna hitam melambangkan keteguhan dalam mencintai manusia Mereka juga memilih Istana Merdeka di Jakarta Pusat karena lokasi tersebut merupakan simbol pusat kekuasaan.

Aksi ini juga mengambil inspirasi dari aksi damai yang dilakukan oleh sekelompok ibu yang tergabung dalam Asociación Madres de Plaza de Mayo di pusat kota Buenos Aires, Argentina. Mereka menuntut negara untuk bertanggung jawab atas kematian dan kehilangan anak-anak mereka yang disebabkan oleh Junta Militer Argentina pada 1977, mengutip kompas.com.

Baca juga: Marsinah Berkibar di Sarinah, Mengulang Cerita yang Pernah Ada

Meski memakan waktu 17 tahun, Sumarsih tidak pernah putus asa memperjuangkan hak putranya dan menuntut keadilan untuk korban-korban lainnya melalui Aksi Kamisan. Perjuangan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak putus asa dan terus memperjuangkan hak-hak asasinya.

Aksi ini juga mengingatkan publik dan pemerintah tentang tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus-kasus tersebut serta memberikan ruang bagi para korban maupun keluarganya untuk terus menyuarakan kebenaran dan melawan impunitas.

 

 

Penulis: Radella Dagna

Editor: Cheryl Natalia

Foto: Kompas.com

Sumber: tempo.co, suara.com, tirto.id, kompas.com

Tags: Aksi KamisanBedjo UntungHAMkekerasan aparatMunirPelanggaran HAMpenghilangan paksaSuciwatiSumarsih
Radella Dagna

Radella Dagna

Related Posts

Pesta Bebas Berselancar
Lainnya

Pesta Bebas Berselancar 2025 Umumkan Daftar Penampilan Spesial dan Kolaborator

July 16, 2025
Aksi Kamisan ke-860 digelar di seberang Istana Merdeka, Kamis (08/05/25), untuk mengenang Marsinah dan menolak wacana Soeharto sebagai pahlawan nasional. (ULTIMAGZ/Putri C. Valentina)
Event

Mengenang 32 Tahun Kematian Marsinah Lewat Aksi Kamisan Ke-860

July 16, 2025
Kapel Sistina dalam pelaksanaan konklaf. (reuters.com)
Lainnya

Kenali Konklaf: Proses Pemilihan Paus yang Sangat Dirahasiakan

July 16, 2025
Next Post
Presentasi Beasiswa OSC 2024. (osc.medcom.id)

Beasiswa OSC 2024 Tersedia Untuk 23 PTS: Berikut Benefit, Syarat, dan Ketentuannya

Comments 11

  1. Online soccer live stream says:
    7 months ago

    Thank you for sharing with us, I conceive this website genuinely stands out : D.

    Reply
  2. Watch NBA live stream free says:
    7 months ago

    Thank you for another fantastic post. Where else could anybody get that type of information in such an ideal way of writing? I have a presentation next week, and I am on the look for such information.

    Reply
  3. mlb streams me says:
    7 months ago

    Thanks for sharing superb informations. Your site is very cool. I am impressed by the details that you have on this site. It reveals how nicely you understand this subject. Bookmarked this web page, will come back for more articles. You, my pal, ROCK! I found just the information I already searched all over the place and just couldn’t come across. What an ideal web-site.

    Reply
  4. مگاپاری ثبت نام says:
    7 months ago

    Wow! Thank you! I continuously needed to write on my website something like that. Can I include a part of your post to my blog?

    Reply
  5. takbet دانلود برنامه says:
    7 months ago

    Hello.This article was extremely remarkable, especially because I was browsing for thoughts on this issue last Friday.

    Reply
  6. وان ایکس بت says:
    7 months ago

    I am continually browsing online for articles that can aid me. Thx!

    Reply
  7. magnetfeldmatte says:
    7 months ago

    of course like your web-site but you have to check the spelling on several of your posts. Many of them are rife with spelling problems and I find it very troublesome to tell the truth nevertheless I’ll definitely come back again.

    Reply
  8. Rene Mignogna says:
    7 months ago

    I like this website very much so much wonderful information.

    Reply
  9. Live sports streams today says:
    9 months ago

    I have been browsing on-line more than 3 hours today, but I never found any fascinating article like yours. It is beautiful price enough for me. In my view, if all site owners and bloggers made excellent content as you probably did, the net might be much more helpful than ever before.

    Reply
  10. Akıllı bağlantılar says:
    9 months ago

    You have brought up a very superb points, regards for the post.

    Reply
  11. smorter giremal says:
    9 months ago

    I’m really enjoying the design and layout of your website. It’s a very easy on the eyes which makes it much more enjoyable for me to come here and visit more often. Did you hire out a developer to create your theme? Superb work!

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − 2 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021