Risa Santoso Jadi Rektor Termuda, Ini 3 Rektor Muda Pendahulunya

Risa Santoso menjadi rektor termuda berusia 27 di ITB Asia Malang. (Foto: indopolitika.com)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com—Baru-baru ini, rekor rektor termuda kembali dipecahkan. Ia adalah Risa Santoso yang saat ini masih berusia 27 tahun. Risa dipilih dan dilantik menjadi rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang pada Sabtu (02/11/19).

Selama masa pendidikannya, perempuan kelahiran 27 Oktober 1992 ini selalu mengenyamnya di luar negeri. Gelar S1 dalam bidang ekonomi didapatkannya dari University of California, Berkley pada 2012-2014. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Harvard University hingga tahun 2015.

Sebelum terpilih menjadi Rektor ITB Asia Malang, Risa dianggap telah memiliki pengalaman yang cukup mumpuni. Ia pernah menjabat posisi Direktur Pengembangan ITB Asia Malang selama 2 tahun 10 bulan. Selain itu, perempuan asal Surabaya ini juga pernah menjadi staf ahli muda di Kantor Staf Presiden pada 2015-2017.

Setelah terpilih menjadi Rektor ITB Asia Malang, Risa telah menyiapkan beberapa program yang akan dijalani. Ia menilai program-program tersebut bisa menambah daya saing dengan kampus swasta lainnya. “Pertama, menyinergikan antara teknologi dan bisnis karena ITB Asia Malang berasal dari dua sekolah yang berbeda. Kedua, mengembangkan kurikulum sendiri,” ujar Risa dalam salah satu wawancara dengan stasiun televisi lokal.

Di Indonesia sendiri, gelar rektor termuda pernah dirasakan oleh beberapa orang. Berikut ulasan beberapa rektor yang pernah disebut sebagai rektor termuda.

1. Riki Saputra

Riki Saputra merupakan rektor di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) pada 7 Februari 2019. Ia dipilih menjadi rektor saat usianya masih 36 tahun. Pria asal Bukittinggi ini meraih gelar Doktor Ilmu Filsafat pada 2015 di UGM.

Riki juga dikenal aktif di Majelis Sinergi Islam dan Tradisi (MAGISTRA). Ia menciptakan banyak buku ketika tergabung dalam MAGISTRA, seperti Perspektif Filsafat Perrenial dan Menggagas Mazhab Keilmuan Minangkabau.

Sebelum menjadi Rektor UMSB, Riki merupakan dosen pengajar di universitas yang sama. Ia juga menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana UMSB sejak 2018. Dalam tugasnya sebagai rektor, Riki menggagas adanya program studi baru dan membuka program pascasarjana pendidikan agama Islam.

2. Firmanzah

Pria kelahiran 7 Juli 1976 ini merupakan rektor pengganti Anies Baswedan di Universitas Paramadina pada tahun 2015. Ia terpilih menjadi rektor saat masih menginjak usia 39 tahun.

Firmanzah ingin menjadikan Universitas Paramadina sebagai kampus yang kultural dan independen. Selain itu, ia ingin universitas ini mampu dikenal di kancah internasional.

Latar belakang Firmanzah pun tak perlu diragukan. Ia pernah mendapat sebutan sebagai doktor termuda di Indonesia. Pria lulusan University of Lille ini juga sempat menjadi staf ahli ekonomi pada masa presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2012-2014.

3. Anies Baswedan 

Sosok ini sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Anies Baswedan yang sekarang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini pernah dikenal sebagai rektor termuda. Ia merupakan rektor pendahulu Firmanzah di Universitas Paramadina.

Anies dilantik sebagai rektor Universitas Paramadina pada tahun 2007 saat usianya masih 38 tahun. Salah satu gebrakan yang ia buat saat menjadi rektor adalah menambah mata kuliah baru tentang anti korupsi. Mata kuliah ini mempelajari kerangka teoritis hingga laporan investigatif tentang praktik korupsi.

 

Penulis: Adrianus Dwi Octaviano

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Sumber: cnnindonesia.com, katadata.com, detik.com

Foto: indopolitika.com