Mari Bicarakan Boba, Topping Bola Hitam Kenyal yang Kekinian

Ilustrasi minuman boba. (Foto: Shutterstock/Littlekop) (ULTIMAGZ)
Ilustrasi minuman boba. (Foto: Shutterstock/Littlekop)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Manis dan kenyal, minuman boba membuat banyak orang ketagihan. Demam boba kini terus melanda semua kalangan usia. Meskipun minuman boba adalah fenomena di seluruh dunia, para penggemarnya yang paling setia mungkin tidak tahu banyak tentang gelembung kenyal di inti minuman tersebut.

Boba, atau bola hitam kecil dan kenyal yang sering ada di bagian bawah minuman, terbuat dari tapioka. Tapioka adalah pati yang diambil dari umbi singkong yang secara alami bebas gluten.

Boba sering dipadukan dengan teh susu yang kita kenal sebagai bubble milk tea. Bubble milk tea adalah minuman populer yang berasal dari Taiwan pada 1980-an. Awal mulanya, minuman tersebut terdiri dari tiga elemen yang sudah populer di Taiwan pada saat itu, yaitu teh susu manis, es serut, dan mutiara tapioka dalam puding manis.

Boba berevolusi seiring waktu karena tumbuh lebih luas di seluruh Taiwan. Pilihan topping untuk minuman teh susu juga diperluas agar lebih bervariasi seperti cincau, jeli buah, puding telur, dan kacang merah.

Untuk membuat boba, tepung tapioka dicampur dengan gula merah, dimasak sebagian, dan dibentuk menjadi adonan yang berwarna gelap dan sangat lengket. Adonan kemudian digulung menjadi bulatan kurang lebih 1 inci dan dikeringkan sepenuhnya sebelum dijual secara komersial. Jika ingin menghidupkan kembali bola-bola kering ini dan menyiapkannya untuk minuman boba, perlu direbus dalam sirup gula air sampai lembut dan empuk, lalu dibiarkan dingin dalam sirupnya.

Meski enak dan membuat ketagihan, faktanya secangkir bubble milk tea memiliki lebih banyak kafein daripada secangkir kopi. Dilansir dari caffeineinformer.com, ketika mereka menguji sepuluh sampel bubble milk tea, jumlah kafein di setiap cangkir adalah sekitar 100 hingga 160 mg, yang rata-rata sekitar 130 mg per cangkir. Sementara secangkir kopi memiliki sekitar 100 mg.

Meskipun banyak penggemar minuman boba, sejatinya terdapat banyak kandungan gula dalam jumlah tinggi dalam satu gelasnya. Mengutip dari foodunfolded.com, minuman ini sendiri mengandung sirup jagung fruktosa tinggi dan konsentrat buah manis lainnya. Ukuran porsi 473 mL teh susu dapat memiliki sekitar 263 kalori dan total gula 38 g.

Baca juga: Risiko Diabetes Pada Minuma Kekinian

Namun, minuman boba telah menjadi fenomena dunia dengan toko bubble milk tea terus bermunculan. Melansir souschef.co.uk, saat ini ada lebih dari 6.500 toko yang menjual bubble milk tea di sekitar Taiwan saja, dan setidaknya 4.070 toko di seluruh dunia. Itu berarti rata-rata 380 toko baru dibuka per tahun sejak penemuan boba pada tahun 1988.

Minuman boba menjadi sensasi minuman menyegarkan dan camilan sekaligus. Meski rasa manis dari teh susu yang dipadukan dengan boba kenyal ini sangat lezat, Ultimates tetap harus memperhatikan jumlah konsumsinya, ya!

 

Penulis: Alycia Catelyn

Editor: Andi Annisa Ivana Putri

Foto: Shutterstock/Littlekop

Sumber: caffeineinformer.com, foodandwine.com, thrillist.com, souschef.co.uk, foodunfolded.com