Pertama di Asia Tenggara, Grab Hadirkan Vaksin Drive-Thru di Bali

Grab Vaccine Center di Bali.
Grab Vaccine Center di Bali. (Foto: jakartaglobe.id)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Perusahaan dekakorn Grab resmi meluncurkan layanan vaksinasi drive-thru pertama di Asia Tenggara melalui Grab Vaccine Center di Bali, pada Senin (01/03/21).

Proyek ini berhasil direalisasikan setelah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), serta Pemerintah Provinsi Bali. Selain itu, mereka juga menggaet aplikasi kesehatan Good Doctor sebagai pendukung teknologi bagi program ini.

“Pusat vaksinasi ini menawarkan layanan drive-thru yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dan layanan walk-in. Kami ingin mengakomodasi semua segmen masyarakat sesuai dengan misi GrabforGood dan prinsip inklusi kami,” ujar managing director Grab, Neneng Goenadi, dilansir dari jakartaglobe.id.

Neneng menegaskan bahwa pusat vaksinasi ini ditujukan bagi para pelaku pariwisata di Bali, mulai dari petugas pelayanan publik, para pengemudi angkutan umum daring dan luring, hingga mitra pengemudi dan pengantaran layanan transportasi (ride-hailing). Menurutnya, tingginya tingkat mobilitas pihak-pihak tersebut membuat mereka sangat rentan terhadap penularan COVID-19.

Baca juga: Enam Perlengkapan Medis Penting Saat Isolasi Mandiri Covid-19

“Dengan vaksinasi, mereka bisa tetap produktif dan melayani masyarakat agar roda perekonomian terus berputar,” tambah Neneng. Grab Vaccine Center menargetkan akan memvaksinasi lebih dari lima ribu pekerja yang masuk dalam ketegori tersebut.

Dari Bali, Grab dan Good Doctor berencana untuk meluncurkan program ini ke Bandung dan Tangerang Selatan pada Maret 2021. Mereka menargetkan untuk menyuntik total 15 ribu pekerja dan warga lanjut usia.

Menurut presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, layanan vaksinasi drive-thru nantinya akan merambah ke kota-kota lain di Nusantara.

“Tergantung hasil pusat vaksinasi pertama. Grab dan Kemenkes akan mempertimbangkan untuk memperluas kemitraan ke kota-kota lain di Indonesia,” ungkap Ridzki.

Menparekaf Sandiaga Uno menilai, saat ini memang diperlukan percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan berbagai terobosan. Ia berharap, pusat vaksinasi ini dapat menghidupkan kembali pariwisata yang lumpuh akibat pandemi.

“Ini langkah kolosal dalam memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini merupakan aksi nyata inovasi dan kolaborasi yang indah,” ujar Sandiaga.

Penulis: Jairel Danet Polii

Editor: Maria Helen Oktavia

Foto: jakartaglobe.id

Sumber: jakartaglobe.id, kompas.com, kr-asia.com